Saturday , 25 November 2017
Home » Berita Terbaru » PANGLIMA TNI: PANCASILA SEBAGAI PEMERSATU BANGSA
Panglima TNI, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

PANGLIMA TNI: PANCASILA SEBAGAI PEMERSATU BANGSA

JAKARTA, MEDIATRANSPARANCY.COM – Pancasila diambil dari intisari nilai-nilai luhur bangsa, budaya masing-masing daerah, dan kearifan lokal, seperti toleransi beragama, suku, ras, dan antar golongan, karena Pancasila merupakan konsensus pemersatu bangsa yang majemuk.

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo saat menjadi pembicara pada acara Focus Group Discussion (FGD) Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) DPR RI yang digelar di Ruang Rapat Pleno FPKS DPR RI, Gedung Nusantara I Lantai 3, Jakarta Pusat, Rabu (27/9/2017).

Panglima TNI, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan, bahwa untuk menjaga Pancasila sebagai pemersatu bangsa, kita harus menguatkan keberagaman meliputi agama, suku, bahasa dan budaya, dan yang paling penting adalah budi pekerti.

“Ini harus kita hidupkan, sehingga setiap manusia di Indonesia harus ber-Ketuhanan Yang Maha Esa,”  tegasnya

Panglima TNI mengatakan, bahwa Pancasila sudah terbukti sebagai warisan yang dibuat dengan nuansa kebatinan, karena kecintaan yang luar biasa untuk menyiapkan anak cucu kita selaku bangsa Indonesia agar bisa selamat. Hal ini sudah terbukti dalam perkembangan era globalisasi saat ini.

Disisi lain ceramahnya, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo  menyampaikan, bahwa kompetisi global disebabkan oleh perkembangan penduduk dunia yang luar biasa dan semakin hari semakin bertambah, sedangkan kebutuhan sumber daya alam berupa energi dan pangan semakin berkurang.

Menurut Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, konflik antar negara di seluruh dunia saat ini sejatinya dilatarbelakangi oleh perebutan energi dan pangan. “Kedepan, konflik di dunia akan bergeser ke daerah ekuator salah satunya Indonesia,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Panglima TNI menyampaikan pula bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa patriot yang berjiwa ksatria. Disamping itu, rakyat Indonesia juga memiliki karakter gotong royong, yang tidak dimiliki oleh bangsa lain.

“Rakyat Indonesia akan melawan, bila ada yang mengusik rasa kebangsaannya karena di tubuhnya mengalir darah ksatria. Ini dibuktikan bahwa setiap suku bangsa Indonesia memiliki tarian perang dan senjata perang untuk mempertahankan diri,” pungkas Panglima TNI. (Ebenezer Sihotang)

Check Also

PANGLIMA TNI: SAMPAI KAPANPUN TNI TIDAK PERNAH MELUPAKAN PARA PEJUANG DAN SENIOR

JAKARTA, MEDIATRANSPARANCY.COM – “Kami ingin jiwa dan semangat luhur yang melekat pada TNI dapat terus …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *