Home Berita Terbaru CALON WALI KOTA BEKASI, NUR SUPRIYANTO LAUNCHING KPK KOTA BEKASI

CALON WALI KOTA BEKASI, NUR SUPRIYANTO LAUNCHING KPK KOTA BEKASI

50
0

KOTA BEKASI, MEDISTRANSPARANCY.COM – Sahabat Nur Firdaus siapkan 200.000 KPK (Kartu Pasti Kerja) untuk pemuda Kota Bekasi. Dengan sasaran generasi milenial demi terwujudnya pemerataan generasi penerus pembangunan untuk menjaga ketepatan waktu dalam pencapaian tugas dan target serta program kerja di Kota Bekasi.

Kegiatan acara peluncuran Kartu KPK yang merupakan salah satu program pendukung unggulan dari pasangan calon Wali Kota Bekasi, DR. H. Nur Supriyanto, MM dan wakilnya, DR. H. Adhy Firdaus Saady, MM yang pelaksanaannya digelar di Restoran Saung Margajaya, Jalan Raya Kemakmuran Nomor 39 Margajaya Bekasi Selatan, Kota Bekasi Jawa Barat pada, Minggu (8/4/2018) siang.

Acara tersebut juga diisi dengan diskusi interaktif bersama Ir. Adi Bella Djoened, RFP selaku financial consultant dan Erma Zein, CEO perusahaan penyedia tenaga outsourcing serta dihadiri calon wakil Wali Kota Bekasi, H. Adhy Firdaus dan calon Wakil Gubernur Jawa Barat, H. Ahmad Syaikhu dan Anggota Dewan F-PKS, Arianto.

Dalam amanat sambutannya, Ahmad Syaikhu mengatakan sangat mengapresiasi program KBM yang tengah diusung pasangan Nur-Firdaus demi kemajuan Kota Bekasi kedepannya. “Saya sangat support melalui terobosan program tersebut. Nantinya masyarakat yang membutuhkan pekerjaan akan dapat terbantu. Kita juga tengah mempersiapkan launching program ‘Asyik Preneur’ bagi yang telah memiliki keterampilan khusus maupun keahlian diberbagai bidang,” tuturnya.

Dalam penuturannya Syaikhu juga menjelaskan bahwa program KPK ini bertujuan untuk memberikan pembekalan dan pendampingan dengan sasaran enterpreneur muda serta berbakat.

“Kalau mereka memang punya skill enterpreneur, mudah-mudahan akan segera kita launching program ‘Asyik Preneur’ ini untuk para enterpreneur sehingga kita bisa memberikan pelatihan, pembekalan dan pendampingan antara enterpreneur muda,” pungkas Ahmad Syaikhu.

Sementara itu, calon Wali Kota Bekasi, Nur Supriyanto saat konferensi pers terkait launching Kartu Pasti Kerja (KPK) mengatakan bahwa kartu KPK merupakan terobosan yang ditujukan untuk generasi milenial dan kartu KPK juga bagian pendukung dalam program Kartu Bekasi Maju (KBM) yang meliputi, Jaminan Kesehatan, Jaminan Pendidikan, serta Jaminan Sosial untuk seluruh masyarakat Kota Bekasi.

“Program KPK yang diluncurkan ini akan terus kita kembangkan, tentu ini sudah ada beberapa perusahaan yang setia bersama dengan kita. Saya dapat list berdasarkan data ada sekitar 25 perusahaan yang akan bersama-sama dengan kita dan, dengan begitu berarti kita bisa maju dan terus berkembang dan saya juga merasa temen-temen yang ada aktif di sektor yang terdapat pada sisi yang lain juga. Dan saya ingin mengembangkan bawa mereka juga nantinya dapat menjadi jiwa entrepreneur di banyak sektor, walaupun kita belum sampai sekarang namun inilah inisiatifnya, serta hal itu merupakan sebuah komitmen moral,” ujar Nur Supriyanto.

Salah satu masalah yang harus segera dipecahkan di Kota Bekasi, lanjut Supriyanto ternyata faktor pengangguran yang cukup mendapatkan respon yang bagus dari masyarakat karena ingin menyelesaikan suatu masalah dalam bidang ketenagakerjaan.

“Kemudian saya coba mempelajari lebih dalam terkait dengan program yang ditawarkan, maka saya sesuaikan termasuk mekanismenya dan seterusnya, maka muncullah Apa yang disebut dengan tidak 100%, ya karena kita juga disesuaikan dengan kondisi yang ada di Bekasi. Ya kita nanti mempertemukan di dalam pembekalan itu yang dalam pelatihannya nanti kita juga undang lembaga-lembaga keuangan untuk memberikan skil dan pengetahuan yang ada di perusahaan keuangan,” paparnya.

Saat ditanya awak media terkait target suara yang akan didapatkan, Nur Supriyanto menyerahkan kepada tim suksesnya, Hajar Tandjung yang menjelaskan bahwa tim relawannya bekerja secara maksimal dan profesional. Ia juga mengatakan sangat optimis dengan suara masyarakat Kota Bekasi yang akan memilih Paslon nomor 2.

“Bukan dengan pencitraan, tapi kita melalui kegiatan-kegiatan dan program yang sudah kita canangkan untuk dilaksanakan nantinya Insha Allah kita sangat optimistis, ya minimal 50 persen hingga 55 persen,” pungkasnya.(*)

Reporter : Ach Zark
Editor : Ahmad Z

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here