Wednesday , 17 January 2018
Home » Berita Terbaru » KEMENKO PMK NILAI DONOR DARAH MEMILIKI BANYAK MANFAAT DAN MENYEHATKAN

KEMENKO PMK NILAI DONOR DARAH MEMILIKI BANYAK MANFAAT DAN MENYEHATKAN

JAKARTA, MEDIATRANSPARANCY.COM – Deputi bidang Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan dan Perlindungan Sosial Kemenko PMK, Tb Achmad Choesni, mengatakan donor darah ternyata menyehatkan.

“Banyak manfaatnya, menyehatkan, sekaligus menunjukkan kepedulian terhadap sesama,” ujarnya di Jakarta, Senin (18/12/2017).

Banyak orang yang khawatir menjadi gemuk jika sering-sering melakukan donor darah. Faktanya, orang yang rutin donor darah minimal 3 bulan sekali, justru bisa mendapatkan tubuh yang sehat, langsing, dan ideal. Karena dengan donor darah Anda sudah membakar kalori berlebih di tubuh.

Menurut hasil penelitian University of California, San Diego, dari setiap 500ml darah yang didonorkan, maka seseorang berpotensi membakar hingga 650 kalori. Jumlah ini setara dengan jumlah kalori yang dibakar jika Anda bersepeda dengan kecepatan sedang selama 60 menit.

Dengan jumlah tersebut, pendonor akan kehilangan berat badannya dalam jumlah tertentu. Jadi tak benar jika dengan mendonorkan darahnya, seseorang akan mengalami kegemukan.

Seperti yang kita tahu, darah yang didonorkan bermanfaat bagi resipien atau penerima donor untuk bisa bertahan hidup. Namun, bagaimana dengan pendonor? Darah dalam tubuh pendonor, kan, berkurang karena disumbangkan. Apakah mengganggu daya imun tubuh pendonor?

“Enggak, tuh. Malahan badan jadi enakan,” ujar Choesni, sambil menambahkan bahwa dirinya sering juga mengajak istrinya untuk berdonor darah. “Kegiatan kemanusiaan ini perlu digalakkan dan Kemenko PMK mengapresiasi kegiatan donor darah ini,” tambahnya.

Pakar hematologi di Rumah Sakit Karolinska University di Swedia, Gustaf Edgren, dalam paparannya menyebutkan darah sang pendonor akan kembali normal dalam beberapa minggu.

Edgren menambahkan, bila tubuh membutuhkan lebih banyak antibodi dalam aliran darah, maka ia akan menghasilkan antibodi sendiri dengan sangat cepat.

Dia menjelaskan, kecil kemungkinan pendonor terkena kanker atau meninggal sebelum waktunya daripada non-donor. Bahkan, banyak pendonor merasa bahwa setelah donor darah, tubuh mereka terasa lebih sehat. Ini disebabkan karena bila dengan mendonor darah maka bisa mengurangi kelebihan zat besi dalam tubuh dan melahirkan sel darah merah baru sehingga yang bersirkulasi dalam tubuh adalah darah yang sehat.

PMI menyebutkan, semua orang dapat menjadi donor darah asalkan memenuhi persyaratan yang berlaku. Pendonor harus berusia antara 17 sampai 65 tahun dengan berat minimal 45 kg dan sehat serta dilakukan minimal 3 bulan sekali. (ES265)

Check Also

WALIKOTA  JADI NARASUMBER SEMINAR IPDN DI JAMBI  

KOTA JAMBI, MEDIATRANSPARANCY.COM– Program inovasi unggulan Walikota Jambi yang telah mendunia, “Bangkit Berdaya” dan “Kampung …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *