Monday , 21 May 2018
Home » News » Ketua PPDB SMAN 4 Cibinong Akui Pungutan Terima Siswa Jalur Belakang
Foto : SMA Negeri 4 Cibinong, Bogor Jawa Barat.

Ketua PPDB SMAN 4 Cibinong Akui Pungutan Terima Siswa Jalur Belakang

Bogor, Mediatransparancy.com – Fungsi dunia pendidikan di wilayah Kabupaten Bogor semakin memperhatinkan, pasalnya sekolah makin bergeser. Di bawah kendali para Kepala Sekolah dan guru-guru yang tidak bertangungjawab, sekolah bukan hanya tempat mendidik murid untuk berbudi pekerti dan menuntut ilmu lagi, tapi telah ikut menyemarakkan aksi sogok menyogok dan menyuburkan pungutan liar atau pungli, terutama setiap tahun ajaran baru atau setiap Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang baru saja usai berlangsung.

Demikian ungkapan keprihatinan yang diucapkan Ketua Forum Mahasiswa Bogor (FMB) Rahmatullah, maraknya pungutan yang dilakukan oknum-oknum tertentu yang memanfaatkan jabatan dan wewenangnya saat berlangsungnya proses PPDB. “Sekolah makin berubah fungsi. Secara tidak langsung sekolah telah mengajarkan anak didiknya sebagai generasi penerus bangsa, yang koruptif,” ucapnya.

Menurut Alonk sapaan akrabnya hampir setiap tahun PPDB di Bogor, PPDB Tahun Pelajaran 2016-2017 mulai dari jenjang SMP, SMA dan SMK yang berstatus Negeri, telah menjadi ajang pungli terhadap siswa baru yang diterima lewat jalur khusus atau jalur belakang. Nilai nya pun sangat fantastis, bahkan ada yang bisa mencapai 10 han juta rupiah “Banyak informasi saya terima, agar diterima disekolah harga satu kursi dihargai sampai Rp 3 juta sampai 10han juta, bahkan lebih,” ungkapnya Kamis,(28/7/16).

Seperti pemberitaan sebelumnya ada beberapa sekolahan yang sama melakukan pungli dan berbagai macam alasan pihak sekolah seperti SMPN 1 Cibinong.

Tidak berhenti di situ saja lagi-lagi laporan keluh kesan orang tua siswa, yang minta identitasnya dirahasiakan, dirinya menceritakan, harus merogoh kocek yang cukup fantastis jutaan rupiah agar anaknya dapat masuk ke SMAN 4 Cibinong yang beralamat jalan Bojong Koneng R01/01 Kecamatan Cibinong Kabupaten Bogor, dikarnakan dari hasil katagori yang sudah ditentukan panitian dan pihak sekolahan anak nya tidak masuk, namun bisa masuk ke sekolahan tersebut asalkan dirinya memberikan uang sejumlah 3 juta untuk beli bangku saja sementara biaya lain-lainya kami juga harus mengikuti apa yang sudah di tentukan pihak sekolahan.ya kalau hitung-hitung bisa mencapai puluhan juta mas”, ucap sumber.

Sementara saat dikonfirmasi hal tersebut kepada kepala sekolah SMAN 4 Cibinong, Asef Anwar, melalui telpon selulernya dirinya minta agar datang kesekolahan, namun ketika disambangi disekolahan dirinya malah menghindar meninggalkan sekolahan, dan di disposisikan pada ketua Panitia PPDB dan sekaligus wakil humas SMAN 4 Cibinong, Christine Tarima.

Christine mengakui adanya pungutan “(pungli) bagi siswa yang tidak masuk selektif namun dapat masuk melalui jalur bekang bisa masuk,” dengan cara harus membayar kepihak panitia PPDB,yang berpariasi sebesar 1,5 juta sampai 3 juta, untuk beli kursi.

Bahkan Christine tidak menampik bahwa informasi hal tersebut benar adanya,dan itu juga di ketahui oleh kepala sekolah Asef Anwar.ironisnya juga Christine mengatakan bahwa PPDB di kabupaten Bogor hampir semua sekolahan memungut pungutan liar bagi siswa yang mau sekolah disekolahan yang di dambakan namun kategri tidak masuk kriteria ucapnya.

Ia menambahkan uang -uang tersebut dibangunkan fasilitas sekolahan, seperti taman sekolah, pengaspalan halaman sekolahan dan pemasangan AC sekolahan.

Namun ketika disinggung apakah dinas pendidikan merestui adanya pungli disekolahan SMAN 4 Cibinong, Christine yang sekaligus Wakil Humas sekolahan mengatakan ini inisiatif kami pihak sekolahan, dan kami juga sering dengan Humas Disdik Roni Kusmaya, jelasnya.

Sementara sebelumnya ketua Komisi IV DPRD kabupaten Bogor Wasto Sumarno, berjanji akan memanggil dan memintai keterangan kepala Dinas pendidikan terkait maraknya pungli PPDB yang beragam macam alasan.

Namun ketika hal ini hendak dikonfirmasikan pada Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, melalui sambungan selulernya,tidak ada jawaban dan pesan singkat yang di sampaikan juga belum ada tanggapan.

Penulis : Edi Sumardi/Agus Riyanto
Editor : Safid Firdaus

Check Also

DANPUSTERAD PIMPIN PERINGATAN HARKITNAS KE-110

JAKARTA, MEDIATRANSPARANCY.COM – Komandan Pusat Teritorial Angkatan Darat (Dan Pusterad) Mayor Jenderal TNI Hartomo bertindak …

2 comments

  1. THN ajaran ini jg byk dgr bisa beli bangku nominalnya fantastis mending buat masukin ke swasta yg bonafid aja deh uangnya, buat apa but belakang ngajarin anak untuk koruptif awal yg TDK baik pasti berakhir TDK baik jg…

  2. Assalamualaikum….di sman 4 cibinong sudah ada laboratorium Dan alatnya sudah lengkap belum ya?…..
    Tks

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *