Saturday , 16 December 2017
Home » Berita Terbaru » MENDIKBUD MENGAJAK GURU MENJADI TELADAN BAGI PESERTA DIDIK
Mendikbud, Muhadjir Effendy bertindak sebagai Irup pada upacara Hari Guru Nasional, di Kemendikbud, Jakarta, Sabtu (25/11/2017). foto/ebenezer

MENDIKBUD MENGAJAK GURU MENJADI TELADAN BAGI PESERTA DIDIK

JAKARTA, MEDIATRANSPARANCY.COM – Di hari istimewa para guru di tanah air, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengucapkan selamat Hari Guru Nasional (HGN) tahun 2017. Pada momentum ini, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengajak para guru merefleksikan kembali apakah sudah menjadi teladan bagi para peserta didik.

“Alhamdulillah, pada hari ini kita bersama-sama kembali memperingati Hari Guru Nasional. Mari kita syukuri nikmat Tuhan Yang Maha Esa, dengan tekad untuk bersama-sama bekerja keras mewujudkan dunia pendidikan yang berkemajuan melalui keteladanan guru,” kata Mendikbud pada peringatan HGN tahun 2017, di lapangan upacara Kemendikbud, Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (25/11/2017).

Tema HGN tahun ini adalah “Membangun Pendidikan Karakter melalui Keteladanan Guru”. Tema tersebut, kata Mendikbud, berkaitan erat dengan implementasi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 87 tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter (PPK). Dalam Perpres tersebut, Presiden mengamanatkan bahwa guru sebagai sosok yang utama dalam satuan pendidikan. Guru harus dapat berperan sebagai tokoh penting atau panutan (the significant other) bagi peserta didiknya, dan guru harus menjadi sumber keteladanan.

“Momentum HGN ini hendaknya kita jadikan sebagai refleksi apakah guru-guru kita sudah menjadi teladan bagi peserta didiknya, dan apakah kita juga sudah cukup memuliakan guru-guru kita yang telah berjuang untuk mendidik dan membentuk karakter kita sehingga menjadi pribadi tangguh dan berhasil,” tutur Mendikbud.

Peringatan HGN juga menjadi titik evaluasi yang strategis bagi pengambilan kebijakan pemerintah. Kebijakan tersebut diantaranya adalah menjadikan guru lebih kompeten, profesional, terlindungi, dan pada gilirannya lebih sejahtera, mulia, dan bermartabat. “Pemberian tunjangan profesi guru bagi guru yang telah tersertifikasi, serta tunjangan khusus bagi guru yang mengabdi di daerah khusus akan terus menjadi perhatian,” kata Mendikbud.

Selain itu juga, lanjut Muhadjir, bahwa guru-guru yang memiliki keahlian ganda untuk memenuhi kebutuhan pendidikan kejuruan akan terus ditingkatan bersamaan dengan program Guru Garis Depan (GGD) untuk mencapai pemerataan pendidikan yang berkualitas. “Upaya pemerintah pusat tentu memiliki keterbatasan, oleh karena itu kita berikan apresiasi kepada semua pihak yang telah ikut membantu meningkatkan kapasitas dan kompetensi guru,” ucap Mendikbud.

Selain program-program tersebut, untuk memenuhi kebutuhan guru di daerah, pemerintah menyediakan program afirmasi, terdiri dari Program Sarjana Mendidik di Daerah Terluar, Terdepan dan Tertinggal (SM3T), Program Pemberian Subsidi Bantuan Pendidikan Konversi GTK PAUD dan DIKMAS, dan Program Diklat Berjenjang bagi Pendidik PAUD.

“Perlu adanya peran pemerintah daerah untuk ikut serta melakukan redistribusi guru, meningkatkan kompetensi, dan memenuhi kesejahteraan guru yang masih di bawah standar minimum,” pesan Mendikbud.

Rangkaian HGN tahun ini dilaksanakan sejak tanggal 23 – 26 November 2017. Beberapa kegiatan tersebut, yakni Lomba Karya Inovasi Pembelajaran atau Pengelolaan Satuan PAUD dan DIKMAS, Simposium Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah, Lomba Naskah Guru, Lomba Karya Inovasi Karakter Bangsa, dan Seminar Guru Pendidikan Dasar.

Puncak peringatan HGN tahun ini dilaksanakan pada tanggal 25 November 2017, di Kantor Kemendikbud, Senayan, Jakarta, dihadiri  775 peserta, terdiri dari peserta simposium, seminar, finalis lomba kreativitas dan inovasi, para guru dan tenaga kependidikan, serta 34 organisasi profesi guru.

Peringatan HGN tahun ini juga dimeriahkan dengan Pameran Karya Guru dan Tenaga Kependidikan yang berlangsung pada tanggal 24 – 25 November 2017 di Kantor Kemendikbud, Senayan, Jakarta. Peserta pameran terdiri dari Unit Utama Kemendikbud, Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (P4TK), dan Organisasi Profesi Guru. Tidak hanya acara pameran, pentas seni juga turut memeriahkan Peringatan HGN tahun 2017. (ES265)

Check Also

KEMENKO PMK: PENUHI HAK-HAK PENYANDANG DISABILITAS DAN LANSIA DI SEGALA ASPEK KEHIDUPAN

JAKARTA, MEDIATRANSPARANCY.COM – Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) terus mengupayakan agar hak-hak …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *