Saturday , 16 December 2017
Home » Berita Terbaru » MUHAMMAD JUFFA: PENERBITAN SPPT PBB DIWILAYAH KECAMATAN CILINCING HARUS SESUAI PROSEDUR

MUHAMMAD JUFFA: PENERBITAN SPPT PBB DIWILAYAH KECAMATAN CILINCING HARUS SESUAI PROSEDUR

JAKARTA, MEDIATRANSPARANCY. COM – Kepala Kantor Unit Pelayanan Pajak Restribusi Daerah (UPPRD) Cilincing, Jakarta Utara (Jakut) Muhammad Juffa mengatakan banyak masyarakat  yang ingin mengajukan penerbitan Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) Pajak Bumi Bangunan (PBB). Namun begitu menurutnya, ada juga pemohon SPPT PBB, namun ternyata di obyek itu sudah diterbitkan SPPT PBB.

“Kalau seperti itu kami tidak bisa menerbitkan SPPT PBB. Sebab di obyek itu sudah ada yang terdaftar sebagai wajib pajak. Atau sudah ada SPPT PBB atas nama orang lain. Kalau kami menerbitkan lagi, berarti dobel dong. Saya juga nanti bisa kena masalah hukum,” ujar Juffa, Kamis (7/12/2017).

“Kecuali kalau balik nama, disertai akta jual beli. Baru kami bisa menerbitkan SPPT PBB tersebut atas nama pemohon,”  imbuhnya.
Menurut Juffa, pihaknya juga sudah menjelaskan hal itu kepada pemohon. “Namun ternyata, permohonan seperti itu cukup banyak juga di Kecamatan Cilincing. Saya bahkan sering dilaporkan ke penegak hukum sampai ke Presiden karena dianggap tidak melayani,” ucap Mantan Kepala UPPRD Kecamatan Koja Jakarta Utara.

Juffa menyarankan pemohon untuk berdiskusi dengan wajib pajak SPPT PBB tersebut. “Kalau itu ada sengketa, itukan di luar kewenangan saya. Silahkan berperkara di pengadilan. Jangan libatkan saya,” jelas Juffa. “Prinsipnya, siapa nanti yang menang dan sudah ada kekuatan hukum yang tetap itu diproses lebih lanjut. Kami petugas PBB menjalankan tugas sesuai tupoksi yang ada,” pungkasnya.

 

Reporter : (Akmal)

Check Also

KEMENKO PMK: PENUHI HAK-HAK PENYANDANG DISABILITAS DAN LANSIA DI SEGALA ASPEK KEHIDUPAN

JAKARTA, MEDIATRANSPARANCY.COM – Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) terus mengupayakan agar hak-hak …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *