Saturday , 23 June 2018
Home » Berita Terbaru » PANGDAM JAYA BERTINDAK SEBAGAI IRUP PADA UPACARA HUT KE-68 TAHUN 2017 KODAM JAYA/JAYAKARTA
Pangdam Jaya: Mayjen TNI Jaswandi. foto/ebenezer

PANGDAM JAYA BERTINDAK SEBAGAI IRUP PADA UPACARA HUT KE-68 TAHUN 2017 KODAM JAYA/JAYAKARTA

JAKARTA, MEDIATRANSPARANCY.COM – Panglima Daerah Militer (Pangdam) Jaya/Jayakarta, Mayjen TNI Jaswandi bertindak sebagai Inspektur Upcara (Irup) memperingati HUT ke-68 tahun 2017 dan Letkol Kav Ari Setyawan Wibowo sebagai Komandan Upacara (Danup) yang jabatan sehari-hari sebagai Komandan Batalyon Kavaleri (Danyonkav) VII/PS yang dilaksanakan di Lapangan Upacara Makodam Jaya/Jayakarta, Cililitan, Jakarta Timur, Kamis (28/12/2017).

Pada upacara HUT ke-68 dihadiri para Kepala Satuan di jajaran Kodam Jaya, pengurus Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Jaya, dan usai upacara dilanjutkan acara syukuran yang dihadiri Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan, Kapolda  Metro Jaya Irjen Pol Idham Azis didampingi Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono, para pejabat teras Polda, para Kapolres Metro Jakarta, pejabat teras TNI AU/AD, dan pejabat teras Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.

Dalam amanatnya, Pangdam Jaya/Jayakarta, Mayjen TNI Jaswandi mengatakan, selaku pribadi dan Pangdam Jaya/Jayakarta mengucapkan selamat ulang tahun kepada segenap warga Kodam Jaya/Jayakarta dimana pun berada dan bertugas, diiringi harapan semoga memasuki usia yang ke-68 tahun ini, Kodam Jaya/Jayakarta dapat lebih meningkatkan peran dan kinerja satuan jajarannya untuk selalu berbuat yang terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

“Peringatan HUT Kodam Jaya/Jayakarta hendaknya dimaknai dengan penuh rasa syukur ke hadirat Allah SWT atas semua karunia dan anugerah yang telah dilimpahkan kepada satuan jajaran Kodam Jaya/Jayakarta, sehingga dapat melaksanakan tugas pokoknya dengan baik,” kata Pangdam Jaya.

Mayjen TNI Jaswandi mengatakank, berbagai kegiatan telah dilaksanakan dengan baik antara lain tugas pengamanan wilayah,  pengamanan Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Prov DKI Jakarta, pengamanan KTT ORA, perbantuan Pam Natal tahun 2017, serta beberapa pertandingan dan perlombaan tingkat TNI AD antara lain Ton Tangkas, Yong Moodoo, dan menembak.

Namun, demikian, lanjut Pangdam Jaya, bahwa disisi lain masih ada  beberapa catatan yang membutuhkan upaya untuk memperbaiki, karena masih ada anggota baik prajurit maupun ASN yang tidak dewasa dan melanggar hukum seperti desersi, tindakan kriminal, dan asusila, serta narkoba, hingga berdampak buruk pada citra Kodam Jaya/Jayakarta di mata masyarakat.

“Hal inilah yang harus direnungkan, dan dievaluasi, sehingga dimasa yang akan datang tidak boleh terjadi lagi,” katanya.

Sesuai dengan program kerja dan anggaran dari pimpinan, Pangdam Jaya menjabarkan dalam proyeksi dan tampilan dan postur prajurit Kodam Jaya haruslah disiplin, profesional, dan mencintai rakyat. Ketiga hal tersebut, kata Pangdam Jaya, seyogyanya menjadi barometer pembangunan mental dan fisik keprajuritan Kodam Jaya.

Menurut Pangdam Jaya, bahwa disiplin merupakan modal dasar dan nafas prajurit sehingga harus ditumbuh-kembangkan menjadi jiwa yang hakiki dari seorang prajurit. Profesional merupakan tuntutan dan pra-syarat awal pemenuhan tugas dan fungsi sebagai alat pertahanan guna dapat menjaga keutuhan dan keselamatan NKRI. “Mencintai rakyat merupakan pengejawantahan dari kekuatan TNI sesungguhnya dimana bersama rakyat TNI kuat,” tandasnya

Keberhasilan semua yang telah di raih oleh Kodam Jaya selama tahun 2017 adalah merupakan hasil kerja keras segenap keluarga besar Kodam Jaya/Jayakarta yang tentunya juga tidak terlepas dari rintisan para sesepuh dan pendahulu satuan ini.

“Tepatlah apabila pada kesempatan ini ,kita segenap mengenang jasa dan pengorbanan para sesepuh dan para pendahulu kita dengan tekad untuk bekerja yang terbaik, berani, tulus, dan iklas demi masa depan yang lebih terang dan gemilang,” katanya.

Kemudian berbicara kemanunggalan TNI dan Rakyat, lanjut Pangdam Jaya, pastinya sebagai inti kekuatan, pertahanan, dan kesuksesan Kodam Jaya/Jayakarta tidak terlepas dari kontribusi masyarakat sehingga amanah untuk berbaik-baik dengan rakyat harus terus dilestarikan, karena kita menyadarai bahwa rakyat yang mengandung dan membesarkan TNI.

Hal ini selaras dengan tema HUT Kodam Jaya/Jayakarta ke-68 tahun 2017 yaitu Manunggal Dengan Rakyat, Kodam Jaya Kuat.

Diakhir amanatnya, Pangdam Jaya mengajak untuk bersama-sama bertekad dengan dilandasi jiwa dan semangat Aneka Daya Tunggal Bhakti, Kodam Jaya/Jayakarta  bertekad memantapkan jati diri sebagai prajurit yang profesional, solid, dan manunggal TNI dengan Rakyat guna mewujudkan TNI AD yang mandiri dan berkepribadian. (Benz)

Check Also

DANREM 032/WIRABRAJA PIMPIN SERTIJAB DANDIM 0308/PARIAMAN.

PARIAMAN, MEDIATRANSPARANCY.COM – Mutasi jabatan dalam lingkungan Tentara Nasional Indonesia (TNI) merupakan suatu hal yang …

One comment

  1. Semoga Jakarta tetap aman dan kondusif ya pak…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *