Friday , 20 October 2017
Home » Berita Terbaru » Rois Syuriah MWC NU Pucang Laban Tulungagung

Rois Syuriah MWC NU Pucang Laban Tulungagung

JAKARTA, MEDIATRANSPARANCY.COM – Selasa, 22/8/2017 cuaca Jakarta Utara mulai nampak panas dan kemacetan mulai nampak di setiap ruas jalan ibu kota.

Waktu menunjukan pukul 08.00 Wib, seperti biasa aku pamit kepada istri tercinta untuk melakukan rutinitas sebagai kepala keluarga . Bahasa gaulnya ” otw kantor, hee hee biar keren dikit om” ucap ku dalam hati.

Jarak rumah ku dan kantor hanya 10 menit dengan menggunakan sepeda motor. Tak terasa jam tangan ku menujukan pukul 09.00 Wib, astigfirullah aku punya janji mau ketemu adik kelas ku aliyah yang hari ini orang tuanya berangkat ketanah suci.

Tanpa perpikir panjang Whatsapp ( WA) pun aku kirimnya ” posisi dimana bu tul “. Tak lama pun ibu satu anak ini membalasnya ” sudah di asrama haji Bekasi kang. Aku jawab lagi ” ok aku meluncur. Bentar aku pamit dulu sama pimpinan”
OTW Bekasi Kota.
Dengan menggunakan kendaraan roda dua bernomor polisi B 6953 UFC, saya melaju kencang dengan kecapatan 60 dan 80 Km.

Mengapa saya pakai motor bukan mobil ?. Dengan menggunakan roda dua waktu yang ditempuh relatif lebih cepat , sedangkan mobil pasti macetlah maklum kota jakarta.

Alhamdulilah butuh waktu 30 menit , aku tiba di pintu gerbang Asrama Haji Bekasi Jawa Barat sekitar pukul 09.45 Wib.

Ku telpon lah ibu ini, ” Assalamulaikum posisi dmana bu, aku sudah di Asrama nih, ibu dimana ” tanyaku.

Aku pun dengan santainya masuk kedalam asrama Haji , hee ternyata yang bersangkutan ada di luar.Tepatnya di Islamic central Bekasi.
Singkat cerita akhirnya kedua pasangan suami istri asal Rejotangan Tulungagung, tak ajak masuk kearel Asrama Haji yang luasnya hampir 5 Hektar.

“sini bu, dikantin saja,sekarang telpon bapak mu tak tunggu disini” ucapku.

Tak lama datang seorang pria yang berusia (65), dengan tergopoh gopoh dan raut wajah penuh kecerian dia pun mengampiri kami bertiga dikantin dalam asrama Haji Bekasi.

Orang memanggilnya dengan sebutan Mbah Hasim. ” sehat mbah, tanyaku pada beliau.

Dengan santunnya bapak tiga orang anak menjawab “alhamdulilah mas badan dan pikiran ku sehat kabeh.” ucapnya.

Sosok Kyai Affan Hasim ( Mbah Hasim), merupakan Rois Syuriah MWC NU Kecamatan Puncang Laban Kabupaten Tulungagung Jawa Timur.

Saya kali kedua bertemu Kyai kampung yang selalu bersahaja, ramah dan penuh sopan santun. Kali pertama saya bertemu pada saat sowan kerumahnya bersama putri, ponakan dan kakak ipar ku.

Meski pertemuan yang singkat, rasa kagum , hormat, dan takzim kepada beliau selalu aku tanamkan dalam diriku.

Selamat jalan dan semoga kembali ke Tanah Air dengan selamat. Sesuai jadwal insya Allah Beliau balik ke Indonesia dari Mekkah tanggal 2 Oktober 2017 dan Menjadi Haji yang Mabrur.

( Akmal )

Check Also

ARJUNA EV UGM RAIH 2 PENGHARGAAN DI KANCAH INTERNASIONAL

JEPANG, MEDIATRANSPARANCY.COM – Pada ajang pertamanya di level internasional, Arjuna EV UGM menunjukkan kelasnya di …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *