Saturday , 16 December 2017
Home » Berita Terbaru » WAASTER PANGLIMA TNI BERIKAN PEMBEKALAN 40 PENGAJAR MUDA
Waaster Panglima TNI memberikan pembekalan kepada pengajar muda. foto/Dok Puspen TNI.

WAASTER PANGLIMA TNI BERIKAN PEMBEKALAN 40 PENGAJAR MUDA

JAKARTA, MEDIATRANSPARANCY.COM – Wakil Asisten Teritorial (Waaster) Panglima TNI, Brigjen TNI (Mar) Purnomo mewakili Aster Panglima TNI, Mayjen TNI Kustanto Widiatmoko, M.DA  memberikan pembekalan kepada 40 pengajar muda Angkatan XV dari Yayasan Indonesia Mengajar yang digelar  di Aula Balai Wartawan Puspen TNI, Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (27/11/2017).

Waaster Panglima TNI foto bersama pengajar muda dari Yayasan Indonesia Mengajar yang akan ditempatkan dibeberapa daerah yang masih kurang tenaga pengajar. foto/Dok Puspen TNI.

Brigjen TNI (Mar) Purnomo dalam pembekalannya menyampaikan, bahwa para pengajar muda hendaknya dapat memahami terlebih dahulu tempat daerah penugasannya, agar dalam pelaksanaan tugas mengajar dapat terlaksana dengan optimal.

Disamping itu, kata Waaster Panglima TNI, para pengajar muda hendaknya juga memberikan kegiatan seperti wawasan kebangsaan dan memotivasi masyarakat setempat dalam upaya bela negara untuk menumbuhkan rasa nasional. “Kalian bisa bekerjasama dengan Babinsa, Danramil, Danlanal, maupun Danlanud setempat,” katanya.

Menurut Waaster Panglima TNI, para pengajar muda akan ditempatkan di lima wilayah Indonesia, yaitu Singkil Nanggroe Aceh Darussalam, Natuna, Nunukan, Kepulauan Sula, Maluku Utara dan Pegunungan Bintang di Papua. “Daerah-daerah tersebut merupakan daerah yang masih kurang tenaga pengajar,” ucapnya.

Brigjen TNI (Mar) Purnomo menambahkan, bahwa tugas yang akan diemban oleh para pengajar muda merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada negara. Menurutnya, tugas mengajar di daerah terpencil membutuhkan kesiapan mental dan fisik serta siap menghadapi berbagai tantangan, sehingga mempunyai pengalaman berharga. “Ini bagian dari bela negara, karena kalian ikut serta mencerdaskan anak bangsa dengan memberikan ilmu, termasuk meningkatkan kualitas dan pengetahuan sumber daya manusia yang ada di sana,” tuturnya.

Oleh karena itu, kata Brigjen (Mar) TNI Purnomo, generasi muda bangsa Indonesia yang akan datang, khususnya di daerah terpencil dan perbatasan perlu mendapatkan pendidikan yang memadai.  “Kita punya peluang menuju Indonesia Emas pada tahun 2045 dan diharapkan pengajar muda ini menjadi salah satu pioner yang berani menghadapi tantangan,” imbuhnya.

Disisi lain pembekalannya, Waaster Panglima TNI juga menyampaikan, bahwa saat ini kondisi sosial masyarakat Indonesia sedang dihadapkan pada kompetisi global, oleh sebab itu, perlu dibangun ketahanan masyarakat.  “Saat ini, kita sedang menghadapi ancaman nyata berupa Proxy War yang sudah masuk ke semua lini kehidupan, baik bidang ideologi, politik, ekonomi, sosial , maupun budaya,” ungkapnya. (ES265)

Check Also

KEMENKO PMK: PENUHI HAK-HAK PENYANDANG DISABILITAS DAN LANSIA DI SEGALA ASPEK KEHIDUPAN

JAKARTA, MEDIATRANSPARANCY.COM – Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) terus mengupayakan agar hak-hak …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *