Home Berita Terbaru WARTAWAN DIBACOK, POLRES BOGOR DIDUGA KESULITAN TANGKAP PELAKU

WARTAWAN DIBACOK, POLRES BOGOR DIDUGA KESULITAN TANGKAP PELAKU

324
0

BOGOR, MEDIATRANSPARANCY.COM – Belum Sirna ingatan kita ketika tindakan kriminalisasi menimpa awak media, M. Yusuf yang meregang nyawa didalam sel tahanan. Kini kembali terjadi tindakan kekerasan (kriminalisasi terhadap jurnalis), kali ini insiden aksi penganiayaan dilakukan oleh diduga bernama Ronny (buron) terhadap Wartawan, Wido yang terluka parah di tubuh dan tangannya akibat sabetan senjata tajam.

Kejadian naas yang menimpa awak media Metropol yang merupakan mitra PUSPEN TNI tersebut terjadi pada hari Minggu, 5 Agustus 2018 sekitar pukul 00.30 dinihari, yang berlokasi di Ruko Lampu Merah Cikaret, Kecamatan Cibinong Kabupaten Bogor Jawa Barat. Hal ini berdasarkan kronologis yang diceritakan oleh Wiri, SH adik korban di RSPAD Gatot Soebroto Jakarta Pusat pada, Selasa (07/8/2018) malam.

Menurut keterangan dari adik korban tersebut, saat di temui di rumah sakit mengatakan kronologis kejadian, bahwa korban bersama pasangan wanitanya saat di parkiran mobil usai makan malam, tiba-tiba di datangi oleh pelaku (R), korban dipanggil pelaku dan langsung di bacok mengunakan senjata tajam.

“Pelaku sempat sembunyi sebelum melakukan aksinya, kemudian saat ada kesempatan memanggil Wido dan langsung menyerang dengan menyabetkan senjata tajam yang sudah disiapkannya. Hingga bahu kanan korban robek dengan luka menganga, adik saya sempat melawan untuk serangan berikutnya dengan menangkis hingga tanggan kanan korban mengalami patah tulang dan diduga nyaris putus,” ujar Wiri.

Dalam kejadian yang sangat cepat ini, korban mengalami luka sangat serius, dengan berlumuran darah hingga sempat alami trauma atas kejadian yang menimpanya.

Tempat Kejadian Perkara di depan Ruko Klinik Salsabila lampu merah Cikaret, Cibinong Kabupaten Bogor, dan sudah di laporkan ke pihak Kepolisian. Kondisi korban saat ini belum stabil, masih dalam pengawasan tim dokter dan telah dilakukan tindakan Operasi dibagian tangan yang patah.

Informasi yang dihimpun mediatransparancy.com, menurut Wiri dengan berdasarkan keterangan teman wanita korban. Setelah kejadian pelaku langsung kabur menggunakan kendaraan roda dua bersama 2 orang temannya. “Kejadian ini di duga telah direncanakan, pelaku memang sudah sangat berencana untuk melakukan penganiayaan tersebut terhadap Wido,” ungkapnya.

Kejadian tersebut sudah dilaporkan kepada jajaran Kepolisian Resort Kabupaten Bogor, dengan bukti laporan polisi nomor : STBL/B/702/VIII/2018/JBR/Res BGR. Dan berdasarkan informasi dari keluarga korban, pelaku diketahui warga yang tinggal di sekitar kawasan Alur Cibinong.

Hingga berita ini ditayangkan, pelaku belum berhasil tertangkap dan masih buron. Apakah harus ada supervisi kepada pihak Polres Metro Kabupaten Bogor, karena terindikasi seperti kesulitan dalam penanganan kasus yang dialami awak media yang sudah bergulir lebih dari 2X24 jam. Pasalnya, hingga saat ini, perkembangan penanganan perkara kasus tersebut diduga belum ada kabar kepada pihak korban.

Maka sebagai hak seseorang selaku warga negara, kemudian sudah menjadi kewajiban penyidik, kewajiban Polisi sebagai pelayan, pengayom dan pelindung masyarakat untuk menindaklanjuti secara cepat dan tepat, sesuai dengan Promoter Kapolri. Tujuannya agar supaya tidak ada lagi orang-orang maupun kelompok yang tak bertanggung jawab kemudian melakukan tindakan-tindakan kekerasan terhadap awak media maupun warga masyarakat serta siapapun di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Reporter : Ach Zark
Editor   : Hisar S


 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here