Home BERITA TERBARU BUKA RAPIMNAS KADIN 2017, MENKO PMK AJAK PELAKU USAHA JADI MITRA PEMERINTAH

BUKA RAPIMNAS KADIN 2017, MENKO PMK AJAK PELAKU USAHA JADI MITRA PEMERINTAH

288
0
Menko PMK, Puan Maharani. foto/Dok Kemenko PMK.

BATAM, MEDIATRANSPARANCY.COM – Pembangunan nasional membutuhkan Gotong Royong dari semua pihak. Maka, diperlukan sinergi antara pemerintah dan swasta dalam mempercepat capaian kemajuan pembangunan nasional, khususnya pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM).

Demikian ajakan Menko PMK, Puan Maharani, di hadapan pengurus KADIN dan peserta Rapimnas Kadin 2017 yang berlangsung di Hotel Radisson, Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Kamis (14/12/2017).

Rapimnas Kadin 2017 dihadiri oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo; Menteri Ketenagakerjaan, Hanif Dhakiri; Ketua KADIN, Rosan Perkasa Roeslani; Gubernur Kepri, Nurdin Basirun; Walikota BATAM, H.M Rudi; serta 34 Ketua Umum Kadin dan sekitar 1.200 pengusaha dari seluruh Indonesia.

Menko PMK dalam kesempatan menjadi keynote speaker sekaligus membuka Rapimnas ini kembali menegaskan bahwa pemerintah menilai sinergi dengan swasta sangat strategis dalam mempercepat pembangunan nasional, termasuk dalam mempersiapkan SDM yang handal. Karena, kapasitas APBN hanya mencapai 15 persen dari PDB, sementara 85 persen PDB lainnya bersumber dari kegiatan perbankan, ekonomi kerakyatan, industri termasuk swasta.

Pemerintah, lanjut Menko PMK, juga terus memperluas akses kepada pemuda-pemudi untuk mendapatkan pendidikan tinggi dengan memberikan Bidikmisi (Biaya Pendidikan Mahasiswa Miskin Berprestasi). “Jumlah penerima Bidikmisi terus meningkat selama 3 tahun terakhir: dari 248.600 mahasiswa (2015) menjadi 401.500 mahasiswa pada tahun 2018,” jelasnya.

Lebih lanjut dijelaskan, pemerintah pun telah membangun 7 pos lintas batas negara (PLBN) yaitu di kalbar (Entikong, Badau, Aruk), di NTT (Motaain, Motamasin, Wini), di Papua (Skouw).

Kepada pihak swasta, Menko PMK berharap agar dapat bermitra dengan desa dan menjadikan desa sebagai binaannya (misalnya 1 perusahaan membina 5 desa, dengan program tertentu, yang dapat memberikan manfaat bersama).
Diingatkannya juga, bahwa di tahun 2018, Indonesia akan menjadi tuan rumah ASIAN Games 2018.

Ia pun mengajak swasta selain menjadi sponsor juga ikut serta dalam program wisata, kuliner, shopping, UMKM, dan Pasca Event.
Swasta bagaimanapun, menurut Menko PMK memiliki banyak kaki di daerah, sementara pemerintah juga memiliki keterbatasan. Karenanya keterlibatan swasta dalam pembangunan SDM sangat dibutuhkan. (ES265)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here