Home BERITA TERBARU PERLAKUAN ISTIMEWA. JOKOWI UNTUK MUHAIMIN UNDANG TANDA TANYA

PERLAKUAN ISTIMEWA. JOKOWI UNTUK MUHAIMIN UNDANG TANDA TANYA

335
0
Presiden Joko Widodo didampingi Ketum PKB resmikan KA Jakarta - Bandara Soekarno-Hatta. foto/Dok Humas Setpres.

JAKARTA, MEDIATRANSPARANCY.COM – Perlakuan istimewa Joko Widodo, Presiden, kepada Muhaimin Iskandar, Ketua Umum PKB, waktu peresmian KA Jakarta _ Bandara Internadional Soekarno Hatta, Jakarta Pusat, Selasa ( 2/1/2018) menjadi perhatian publik dan beberapa pengamat politik.

Muhaimin, tidak hanya hadir, tapi ikut nendampingi Presiden ketika Kepala Negara menekan tombol sirine mobil menandai telah diresmikannya pengoperasian KA Jakarta – Bandara Soetta.

Muhaimin berada di samping Presiden Jokowi, Mentri BUMN, Rini Soemarno, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, Kapolri, Jenderal Pol Tito Karnavian, Dirut KAI, Edi Sukmoro, Dirut Angkasa Pura, Danang S Baskoro, Gubernur Provinsi Banten, Wahidin Halim, dan Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Bahkan waktu Presiden kembali ke Jakarta dengan Kereta Api yang baru diresmikan, Ketum PKB itu juga mendapat perlakuan istimewa, duduk di kursi samping Presiden.

Kejadian yang tidak biasa ini memunculkan berbagai spekulasi di masyarakat, antara lain, Muhaimin mempunyai saham di KA Bandara. Ada yng menyebut sebagai sinyal Jokowi akan menjadikan tokoh muda NU tersebut menyampaikan sebagai wakilnya pada Pilres 2019.

Siti Zuhro, peneliti dan pengamat politik senior LIPI, berpendapat perlakuan istimewa ini untuk menaklukkan Muhaimin.

Masih terlalu dini kalau disebut sebagai isyarat Jokowi akan berpasangan dengan Muhaimin pada Pilpres 2019 meskipun bisa saja terjadi.

menurut Situ Zuhro, dalam peta politik, PKB merupakan partai koalisi yang sampai sekarang belum mengeluarkan pernyataan mendukung Jokowi untuk periode kedua. Berbeda dengan teman koalisi Golkar, Nadem, PPP, dan PDI P yang menyatakan dukungannya.

Joko Widodo, kepada wartawan beralasan, sengaja mengajak Muhaimn Iskandar pada peresmian KA Bandara Sutta, karena sudah lama tidak bertemu. Dan Muhaimin adalah teman baiknya.

Muhaimin yang saya hubungi melalui Ponselnya setelah sholat subuh Rabu (3/1/2018) mengatakan, tidak ada yang istimewa dalam pertemuan tersebut. Hanya silaturhmi biasa, tidak deal politik apa apa.

Kelakar Muhaimin pada Pilpres mendatang targetnya bukan hanya wakil, tapi presiden. (ES265)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here