banner 728x250

Ambruknya Turap Danau Tajwid, Kejati Riau Tetapkan Tersangka PLT Kadis PUPR Pelalawan dan Operator Alat Berat

  • Share

PELELAWAN, MEDIA TRANSPARANCY – Pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau akhirnya mengumumkan, pihak yang bertanggung jawab atas ambruknya turap pada Danau Tajwid di Pelalawan. Jaksa Bidang Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau menetapkan MD Rizal, Plt kadis PUPR Pelalawan sebagai tersangka.

Penetapan tersangka dilakukan Selasa (16/2/2021) kemarin. Selain Plt Kadis PUPR juga ditetapkan sebagai tersangka operator alat berat Tengku Pirda.

judul gambar

“Ditetapkan 16 Februari atas dugaan melakukan pengerusakan atau menghancurkan pekerjaan paket 1 Sungai Kampar Danau Tajwid,” ujar Asisten Pidsus Kejati Riau Hilman Rabu (17/2/2021).

Diketahui, pihak penyidik sebelumnya telah menyegel turap pembatas jalan dengan Sungai Kampar menuju Danau Tajwid di Kecamatan Langgam, Pelalawan tersebut, dan ini dilakukan pada Januari lalu.

“Diduga ada unsur kesengajaan oleh oknum tidak bertanggung jawab atas robohnya turap sepanjang 200 meter itu,” tuturnya.

Informasi tambahan, turap ini dikerjakan oleh PT Raja Oloan. Nilai kontrak proyek sebesar Rp 6.163.648.600. Dari nilai itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan baru membayar rekanan sebesar Rp 2 miliar.

Ditempat terpisah Plt Kepala dinas PUPR Pelalawan MD Rizal kepada Transparancy.com, mengakui sudah mengetahui penetapan tersangka dirinya terkait robohnya turap danau tajwid ini.

” Ya saya sudah tau, namun menurut kita ini adalah bukan ranah Pidana Umum pengrusakan, jadi tidak seperti apa yang di hebohkan,” ujarnya.

Lanjut MD, terkait persoalan ini dirinya menghargai keputusan tersebut, menghormati lembaga yang sudah melakukan penyelidikan terhadap persoalan ini.

” Kita hormati dan kita ikuti aja proses hukum yang berlaku,” tambahnya.

REPORTER : HENDRI JERMAN SALAJA
judul gambar
  • Share
judul gambar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *