Home DAERAH AMPB Lakukan Aksi Demo, Tuntut Kursi Wabup Bogor Segera Diisi

AMPB Lakukan Aksi Demo, Tuntut Kursi Wabup Bogor Segera Diisi

300
0
Foto : Aliansi Masyarakat Penyelamat Bogor (AMPB), Kamis (1/9/2016) Berdemo Tuntut Kursi Wabup Segera Diisi.

Bogor, Mediatransparancy.com – Sebanyak ratusan massa dari berbagai unsur yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Penyelamat Bogor (AMPB), Kamis (1/9/2016) kemarin, melakukan aksi demonstrasi menuntut agar kursi Wakil Bupati Bogor segera diisi.

Selain menuntut diisinya kursi wabup, aksi yang berlangsung di depan Gerbang Pemkab Bogor itu juga terkait Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (SiLPA) yang tidak terserap mencapai lebih dari 1 triliun Rupiah dan juga meminta Nurhayanti mundur sebagai Bupati Bogor.

“Kabupaten Bogor sudah terlalu lama dipimpin oleh bupati seorang diri tanpa adanya wakil bupati. Pemerintah dan DPRD Kabupaten Bogor harus sesegera mungkin mengisi kursi wabup,” tegas Bukhori Muslim selaku pembina AMPB kepada Mediatransparancy.com disela-sela aksi. salah dari pendemo aksi.

Menyangkut tingginya SiLPA, dirinya menilai itu dikarenakan lemahnya pola pemerintahan karena tidak adanya Wakil Bupati.

“Sudah dua tahun SiLPA Kabupaten Bogor ada diangka Rp 1 Triliun lebih. Dan tahun ini pun bisa jadi lebih tinggi, jangan sampai hal itu kembali terjadi,” nilainya.

Hal tidak jauh berbeda juga disampaikan oleh Ketua MPO HMI Bogor Fahreza, yang menuntut akan membawa ke meja hukum. Apabila sampai akhir Oktober mendatang tidak sesegera mungkin memilih wakil bupati.

“Bupati Nurhayanti, Ketua DPRD dan koalisi partai pengusung jangan ada konflik kepentingan dan segera lakukan pemilihan Wakil Bupati. Apabila sampai akhir bulan Oktober tidak terpilih Wakil Bupati, maka kami akan menuntut mereka ke meja hukum atas kesalahannya,” ungkap Fahreza.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Bogor Ade Ruhandi menyambut baik penyampaian aspirasi oleh Aliansi Masyarakat Penyelamat Bogor di komplek Pemerintahan Kabupaten Bogor.

“Penyampaian aspirasi ini kan boleh-boleh saja, asalkan sesuai aturan-aturan yang ada. Terkait tuntutan itu adalah dinamika dan masukan yang positif bagi Pemerintah Kabupaten Bogor,” pungkas Ade Ruhandi.

Penulis : Wawan Suherman
Editor : Safid Firdaus

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here