Home BERITA TERBARU ANIES : NU SELALU MENJAGA PERSATUAN DAN KEUTUHAN NKRI

ANIES : NU SELALU MENJAGA PERSATUAN DAN KEUTUHAN NKRI

356
0
Masjid Raya KH. Hasyim Asy'ari jalan Daan Mogot tempat acara Harlah NU 92

JAKARTA, MEDIATRANSPARANCY.COM. Ada yang istimewa dalam acara peringatan hari lahir (harlah) Nahdlatul Ulama (NU) ke-92 tahun ini. Tak hanya pengajian seperti biasa, namun diisi pula dengan Shalat Gerhana bulan dan festival tumpeng yang berjumlah 1926

Panitia Harlah NU ke-92 Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DKI Jakara  telah mengundang sejumlah pejabat mulai dari Presiden hingga pengurus Ranting NU se DKI Jakarta., bertempat di ruang utama Masjid  Raya KH. Hasyim Asy’ari Jalan Daan Mogot Jakarta Barat, Rabu (31/1) mulai jam 16.00 hingga 23.00.

Para tamu undangan, kader NU, Pencinta NU dan hadirin akan diajak Salat Gerhana dan jamaah Magrib, lalu jamaah Isya, dan ditutup Mauidhoh Hasanah oleh Ketum PBNU  DR. KH.Said Aqil Siroj dan Rois Aam PBNU DR.KH.Ma’ruf Amin.

Menjelang waktu maghrib, masjid megah dengan lima menara menjulang  berornamen Betawi tersebut sudah penuh sesak bahkan luber hingga ke halaman oleh umat Islam yang akan  menghadiri Harlah Nahdatul Ulama ke-92.

Sementara di sepanjang jalan masuk menuju kawasan Masjid Raya Hasyim Asyari terlihat berjejer karangan bunga  bertuliskan  ucapan ‘Selamat Harlah NU Ke-92’ dari berbagai kalangan, termasuk dari para menteri Kabiner Kerja.

Belasan bus toilet milik Dinas Kebersihan Pemprov DKI Jakarta dan mobil genset tampak terparkir di sekitar kawasan Masjid Raya KH Hasyim Asyari.

Tak ketinggalan dengan mobil SNG milik sejumlah stasiun televisi swasta nasional juga terparkir di kawasan acara  untuk mengabadikan gelaran  ulang tahun ke 92 ormas Islam terbesar di Indonesia itu.

Ratusan aparat gabungan TNI, Polri dan Satuan Pamong Praja dibantu Banser siaga menjaga keamanan di lokasi acara Harlah NU ke-92 malam ini.

Dilaporkan sejumlah pejabat negara akan hadir untuk mengikuti rangkaian acara peringatan Harlah NU tahun ini.

Ketua Panitia Harlah NU ke-92 PWNU DKI Jakarta DR.H. Syaefullah menerangkan, pihaknya akan menghadirkan ribuan jamaah untuk memeriahkan acara tersebut. Dia berharap seluruh Nahdliyin yang tersebar di Jakata Utara, Barat. Timur, Selatan, Pusat dan Pulau Seribu untuk berbondong-bondong hadir bersama keluarga atau jamaahnya.

“Dengan kegiatan Harlah NU 92 Mari kita ramaikan kita semarakan kalau  DKI Jakarta benar – benar merupakan basis NU. Sekali lagi saya berharap semua ketua PCNU Se DKI Jakarta  hadir bersama seluruh keluarga dan jamaah Anda!” ucapnya Syaefullah di lokasi acara Masjid Raya KH. Hasyim Asy’ari Jakarta Barat.

Syaefullah menambahkan, di dalam gelaran harlah tersebut, Ketua PBNU dan Rois Aam PBNU akan memberikan banyak wawasan tentang perlunya warga NU waspada dan bijaksana dalam menghadapi tahun politik. Dan paham -paham radikalisme yang hingga saat ini perkembangannya sudah sangat memperhatikan terhadap NKRI.

Beliau pun, akan memberikan nasehat-nasehat tentang perlunya menjaga NU dan menata barisan agar menjadi jam’iyyah (organisasi) yang sesuai khittah pendiriannya.

Geburnur DKI Jakarta Anies Baswedan saat memberikan sambutan dalam acara Harlah NU 92

Ditempat yang sama dalam pidatonya, Anies menjelaskan perjalanan NU selama 92 tahun merupakan perjalanan untuk menjaga persatuan dan keutuhan bangsa Indonesia. NU juga menjadi rujukan tidak hanya bagi masyarakat Indonesia, tapi seluruh dunia.

“NU menjadi rujukan, menjadi mercusuar, dan menjadi kolom pemersatu bagi begitu banyak kegiatan organisasi gerakan Islam di Indonesia. NU telah menjadi benchmark dan NU bukan saja jumlah terbesar di dunia, tetapi telah 92 tahun konsisten menjaga keutuhan bangsa Indonesia,” ucap Anies di lokasi, Rabu (31/1).

Anies menambahkan, selama ini NU telah hadir menjadi penyelamat serta pelindung bagi kaum marjinal dan yang berkekurangan.

“Kita menyadari bahwa NU adalah pelindung bagi kaum marjinal, NU pelindung bagi mereka yang miskin, NU tidak ekslusif, NU tidak elite, dan NU memahami persis masalah-masalah yang ada di rakyat kebanyakan,” kata Anies.

Sebagai tuan rumah penyelenggara Harlah NU ke-92, Anies mengingatkan sering mayarakat lupa akan pesan persatuan. Maka dari itu, ia berharap peringatan ini dapat menjadi hikmah untuk menghadirkan persatuan yang ditopang dengan keadilan sosial bagi seluruh warga Indonesia.

“Izinkan kami atas nama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengucapkan selamat milad dan sekaligus menjadi bahan refleksi bagi kami di Jakarta bahwa Indonesia adalah tanah yang amat beragam, bangsa yang amat beragam. Tapi bukan hanya keberagamannya yang penting, tetapi persatuan atas keberagaman. Itu yang jauh lebih penting, ” pesannya.

Anies turut bersyukur masjid yang diresmikan pada 15 April 2017 ini sudah banyak digunakan untuk kegiatan keagamaan Islam, salah satunya dipercayakan untuk melaksanakan Harlah NU ke-92.

“Bagi kami adalah sebuah kehormatan ketika PBNU memutuskan untuk menggunakan Masjid Raya KH Hasyim Asyari sebagai tempat diselenggarakannya peringatan 92 tahun NU,” tutup Anies.

Jurnalis:  Bs/Akmal

Editor: Romy

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here