banner 728x250

Balita 3 tahun Tewas, sedangkan 1 Kritis di BEKASI akibat Perahu yang di Tumpanginya terbalik

  • Share

KAB.BEKASI, MEDIATRANSPARANCY.COM | Seorang balita bernama Anif (3) dipastikan tewas, sedangkan satu lainnya Nesah (9) kritis, ketika tengah berwisata saat perahu yang ditumpanginya bersama 23 orang wisatawan lainnya mengalami kecelakaan (terbalik) akibat diterjang angin kencang. Perahu naas tersebut mengangkut para wisatawan dalam perjalanan menuju sungai Rindu dan Hutan Mangrove Sembilangan, desa Samudra Jaya, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi Jawa Barat pada, Minggu (06/12/2020) siang.

Identitas para korban antara lain, meliputi wanita dan pria dewasa : Maryati, Neni, Ame, Surianti, Gita, Yanti, Misnan, Yopi, Firman, Yanton. Disisi lain, masyarakat berusaha bahu-membahu membantu untuk meringankan beban para korban yang terdiri dari anak-anak, adalah Ardi, Anyani, Akbar, Fani, Napisah, April, Mutia, Tania, Nesa, Tiara, Puput, Anyel. Sedangkan untuk saksi-saksinya, yakni Tino, Irfan, Hasim, Andika, Mardi serta Dadi.

judul gambar
Salah satu korban yang masih Balita, Anif (3) saat dievakuasi warga usai ditemukan setelah ketika sempat hilang saat tengah berwisata. Naas perahu yang ditumpanginya bersama 23 orang lainnya mengalami kecelakaan (terbalik) akibat diterjang angin kencang. Perahu naas tersebut mengangkut para wisatawan dalam perjalanan menuju sungai Rindu dan Hutan Mangrove Sembilangan, desa Samudra Jaya, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi Jawa Barat pada, Minggu (06/12).dok-istimewa

Dalam kejadian musibah tersebut, tampak Camat Tarumajaya dengan didampingi beberapa anggota Satpol PP, Danramil 02/Trj, Kapolsek Tarumajaya, Pol Airud dan anggotanya, Babinsa desa Segara Jaya Kecamatan Tarumajaya, serta bersama warga yang ikut menyaksikan dan membantu para korban usai kejadian.

Dijelaskan dalam kronologis bahwa insiden musibah kejadian perahu terbalik itu sekitar pukul 11.00 WIB. Dan rombongan wisatawan sekira 23 orang hendak menuju sungai Rindu, tiba-tiba di tengah perjalanan kondisi angin kencang mengakibatkan perahu yg membawa kurang lebih sekira 23 orang yang ikut terbalik.

Bersamaan dalam kesempatan tersebut, perahu lain yang sama arah melihat kejadian perahu yang terbalik, langsung mereka berusaha mengevakuasi korban-korban yang berada dalam perahu. Sekitar pukul 11.30 WIB korban-korban di bawa menuju Pol Airud (Polisi Perairan dan Udara) RI, wilayah Tarumajaya.

Di ungkapkan oleh seseorang bahwa sekira pukul 12.00 WIB salah satu anak berusia 3 tahun sempat kehilangan keberadaannya, dan tidak lama berselang dapat laporan dari radio warga ada yang sedang mencari anak yang hilang tersebut.

“Korban pada saat di temukan tim penolong dengan dibantu warga, ternyata tengah dalam kondisi kritis atas nama Anif dan telah di evakuasi di rumah sakit Hospital Tarumajaya untuk tindakan pertolongan pertama tindakan medis,” paparnya.

“Namun Tuhan berkehendak lain, pada pukul 13.15 WIB tim dokter menyatakan bahwa korban (Anif) sudah dalam keadaan meninggal diunia. Selanjutnya perkara atas kejadian perahu terbalik yang telah menelan korban jiwa tersebut kini kasusnya ditangani oleh Polairud Tarumajaya Bekasi,” pungkasnya.[]Zark/dok.Red

judul gambar
  • Share
judul gambar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *