banner 728x250

Bangunan Diduga Melanggar di Dekat Rudin Camat Jagakarsa, Citata Cuek

  • Share

JAKARTA, MEDIA TRANSPARANCY – Sektor Cipta Karya Tata Ruang dan Pertanahan (CKTRP) Kecamatan Jagakarsa, Kota Administrasi Jakarta Selatan kembali menjadi buah bibir.

Namun sayangnya, bukan karena prestasi Sektor Citata Kecamatan Jagakarsa dalam meminimalisasi maraknya bangunan melanggar di wilayah hukum Kecamatan Jagakarsa, tapi akibat inkonsistensi pejabat maupun staf Sektor Citata Kecamatan Jagakarsa dalam melaksanakan pengawasan.

judul gambar

Hal tersebut disampaikan Ketua Umum LSM Gerakan Cinta Entitas Indonesia (Graceindo), Sudirman kepada Media Transparancy, Rabu (27/10).

Dikatakan Sudirman, Sektor Citata Jagakarsa menerapkan sistem tebang pilih dalam melakukan pengawasan bangunan melanggar di kecamatan Jagakarsa.

“Dalam melakukan pengawasan mereka inkonsistensi, tebang pilih,” ujarnya.

Sudirman mengatakan, tidak semua bangunan melanggar di Kecamatan Jagakarsa  mendapat perlakuan yang sama sesuai aturan yang berlaku.

“Tergantung siapa pemiliknya, tergantung siapa pengembangnya,” ungkapnya.

Yang terjadi hingga saat ini, jelasnya, Sektor Citata Jagajarsa akan lebih mengutamakan menindak bangunan kecil.

“Kalau untuk bangunan kecil yang melanggar, pasti dikejar. Tapi tidak untuk bangunan dengan nilai komersil tinggi,” jelasnya.

Dikatakannya, puluhan bangunan komersil dengan nilai puluhan miliar di Jagakarsa yang melanggar tapi justru dibuat jadi bahan tontonan.

“Ada puluhan unit cluster, ada puluhan pintu ruko dengan nilai kometsil ratusan miliar yang jelas melanggar, tetapi hanya dijadikan Sektor Citata Jagakarsa sebagai tontonan,” paparnya.

Sudirman meminta Inspektorat DKI turun tangan melakukan auditoring melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terkait adanya dugaan tebang pilih dalam pengawasan bangunan melanggar di Kecamatan Jagakarsa.

“Data lapangan yang kami dapatkan, dua unit bangunan yang kami sinyalir dibangun tidak sesuai izin berdiri kokoh yang berlokasi di Jalan Belimbing, tidak jauh dari rumah dinas Camat Jagakarsa,” katanya.

Sementara itu, Inspektorat DKI Jakarta, Saefulloh Hidayat yang dimintai komentarnya terkait adanya dugaan tebang pilih dalam pelaksanaan tindakan pengawasan bangunan melanggar di Kecamatan Jagakarsa meminta agar data-data bangunan melanggar di wilayah tersebut untuk dilaporkan.

“Kita minta data-data bangunan melanggar yang ada di Jagakarsa, agar kita tindak sesuai aturan yang berlaku,” sebutnya. Anggiat

judul gambar
  • Share
judul gambar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *