Home NASIONAL Bangunan Tanpa Izin Dibongkar Di Sunter Jaya

Bangunan Tanpa Izin Dibongkar Di Sunter Jaya

266
0
Foto : Bangunan Dibongkar Jl.H.Tamin.S RT.01/09 Kelurahan Sunter Jaya, Tanjung Priok Jakarta Utara

Jakarta, Mediatransparancy.com – Sebuah bangunan yang melanggar dan membuat sebuah banner bodong di wilayah kecamatan Tg. Priok, Rabu (6/4/2016) siang di bongkar oleh petugas Penataan Kota Jakarta Utara.

Hal tersebut di lakukan dengan melakukan Kegiatan membangun rumah tinggal 4 lantai di Jl.H.Tamin.S RT.01/09 Kelurahan Sunter Jaya, Tanjung Priok Jakarta Utara dilakukan Pembongkaran Paksa oleh kasie Penataan Kota Kecamatan Tanjung Priok Rabu (6/4/2016).

Perlu diketahui Kegiatan membangun yang dibongkar tersebut telah menyalahi Peraturan Daerah (PERDA) No.7 Tahun 2010 Tentang Tata Cara Membangun diwilayah DKI Jakarta yaitu mengajukan Ijin IMB Rumah Tinggal 3 lantai akan tetapi dibangun 4 lantai dan pemilik tidak mengindahkan Surat Peringatan (SP) 1,2,3,4 hingga Segel serta SPB dari Kasi Penataan Kota Kecamatan Tanjung Priok.

Namun Pembongkaran yang dilakukan Kasie Penataan Kota yang di Pimpin Taufiq Leo Justru mendapat cibiran masyarakat Jakarta Utara, dimana menjadi adu pendapat terkit dengan pilih kasih dalam pembongkaran bangunan.

“Kalau begini tidak adil namanya masa yang dibongkar ini aja kan Ijin IMB Sudah kami Urus, sedangkan dilokasi lain banyak yang lebih fatal pelanggarannya,” Keluh H. Dian kepada wartawan dilokasi pembongkaran.

Selain itu juga Dian menganggap Kepala Seksi Penataan Kota Kecamatan Tanjung Priok telah di duga mencoba melakukan meminta dalam pengurusan IMB sebesar 15 Juta rupiah, tetapi berhubung ada yang lebih murah pemilik beralihh dalam pengurusannya.

Melihat dalam pekerjaan pengurusan IMB di ambil alih oleh orang lain, maka kepala seksi Penataan Kota Kecamatan Tg.Priok melakukan pembongkaran dengan cara memaksa, tambah Dian kepada mediatransparancy.com.

Selain itu juga diduga pula dalam melakukan pelanggaran perijinan dalam ngebangun di duga kepala seksi Penataan Kota Tg.Priok dianggap telah disuap oleh pemilik bangunan yang lebih parah dan diabaikan oleh Leo seperti di Jalan Jati kelurahan Sungai Bambu Jakarta Utara.

“Kenapa bangunan yang sudah jelas melanggar, bahkan sudah di segel saat ini justru menambah pekerjaan malah di abaikan? Ada apakah di balik SEGEL tersebut” tegas Baskoro praktisi Penataan Kota DKI Jakarta. 

Oleh sebab itu Baskoro akan meminta kepada Kasudin agar segera menindaklanjuti penyelewengan seorang Kasi Penataan Kota Tg.Priok yang di duga telah menerima suap dari perijinan dan Segel dengan tegas, dan juga kepada warga masyarakat yang telah merasa di rugikan dalam pengurusan perijinan agar segera melaporkan kepihak yang berwajib agar di lakukan proses pemeriksaan.

Penjelasan Ahok kepada wartawan disaat selesai melakukan dan memberikan pengarahan pada acara musrembang tingkat kota di kantor walikota Jakut pada beberapa hari yang lalu mengatakan “semuanya itu khan yang bermain LSM bahkan ada pula yang mengatasnamakan wartawan sebagai calo pengurusan IMB”.

Mendengar penjelasan tersebut Baskoro menjadi geram bahwa banyak calo yang mengurus perijinan IMB, nah kalau PNS DKI yang bermain wajibdi berikan sanksi Pemecatan atau penjara, ujarnya secara tegas.

Penulis : Subarkah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here