Home BERITA TERBARU BERSEPEDA MOTOR DUA PEMUDA INDONESIA TIBA DI KENYA

BERSEPEDA MOTOR DUA PEMUDA INDONESIA TIBA DI KENYA

532
0
Saat diterima oleh staf Kedutaan Kenya Sunan Ali ( Gus Sunan) dan Lili Fauziah.

KENYA, MEDIATRANSPARANCY.COM– Diawali dengan perjalanan antarkota di Indonesia, Mario Iroth dari Indonesia, telah berkeliling dunia dengan menggunakan sepeda motor.

Sedikitnya 24 negara dengan total jarak tempuh 85 ribu kilometer telah dieksplorasi oleh Mario Iroth. Hal ini dilakukan dalam upayanya mewujudkan mimpinya bepergian dengan sepeda motor di seluruh dunia untuk mengeksplorasi tentang budaya, alam, dan memperkenalkan tentang Indonesia ke seluruh dunia.

Pada tahun 2017, ia melanjutkan misinya untuk menjelajahi 62 negara dengan total jarak 60 ribu kilometer dalam waktu sekitar 400 hari. Dia mendokumentasikan perjalanannya dalam serial “Wheel Story”.

Dalam Wheel Story 1, dia mendokumentasikan perjalanan solo lima bulannya dengan sepeda motor dari Indonesia bagian barat ke negara-negara ASEAN (Malaysia, Singapura, Thailand, Kamboja, Vietnam).

Selanjutnya, dalam Wheel Story 2 tahun 2014, ia mendokumentasikan perjalanannya ke wilayah timur Indonesia. Pada kesempatan itu, ia mengajak rekannya, Lilis Handayani untuk ikut serta.

Dengan sukses menjelajahi wilayah Indonesia Timur, Mario dan Lilis menggelar misi Wheel Story 3 dari Bandung (Jawa Barat, Indonesia) ke Paris, Prancis, menggunakan sepeda motor pada tahun 2015.

Tahun berikutnya, Wheel Story 4 pada tahun 2016, mereka melakukan perjalanan ke Selandia Baru, Australia, dan Timor Leste. Dalam perjalanannya, Mario memilih Selandia Baru sebagai titik awal.

Pada bulan Oktober 2017, mereka terbang ke Afrika Selatan untuk berkeliling Afrika, Eropa, dan Asia dengan sepeda motor. Kali ini Mario akan mengendarai Honda CRF250 Rally yang cocok untuk menjelajahi medan gurun Afrika. Perjalanan Mulai dari Afrika Selatan, Swaziland, Mozambik, Namibia, Botswana, Zambia, Malawi, Tanzania, Rwanda, Uganda, Kenya, Ethiopia, Sudan, dan selesai di Alexandria, Mesir.

Dari Mesir, mereka akan mengirim sepeda ke Eropa kemudian akan mengeksplorasi Nordkapp, Inggris, Trans Siberia sampai Jepang dan kembali ke Indonesia pada akhir 2018.

Jurnalis: Jamilah/Akmal

Editor: Romy

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here