Home BERITA TERBARU BUYA HAMKA DALAM PEMIKIRAN TEOLOGY, FIQIH, HARAKAH, SASTRA, PENDIDIKAN, DAN TASAWUF

BUYA HAMKA DALAM PEMIKIRAN TEOLOGY, FIQIH, HARAKAH, SASTRA, PENDIDIKAN, DAN TASAWUF

495
0

JAKARTA, MEDIATRANSPARANCY . COM – Dalam rangka milad ke 66 Yayasan Pesantren Islam (YPI) Al Azhar dan Milad ke 110 tahun Buya Hamka, Direktorat Dakwah dan Sosial YPI Al Azhar menyelenggarakan seminar nasional dengan tema “Membedah Pemikiran Buya Hamka dalam Bidang Teologi, Fiqh, Harakah, Sastra, Pendidikan dan Tasawuf” Pada Kamis15/02/2018.

Seminar nasional ini merupakan kegiatan pembuka rangkaian Milad YPI Al Azhar yang akan berjalan hingga agenda puncaknya pada bulan April, 2018 yang akan datang.

Sambutan  Ketua Umum YPI Al Azhar, H. Sobirin HS sebagai perwakilan seluruh elemen keluarga besar YPI Al Azhar.

Acara  Seminar Nasional  ini dibuka secara  resmi oleh Ketua MPR RI, Dr. H. Zulkifli Hasan, S. E, M. M dengan  kata Sambutan yang mengusung  Tema  “Membangun Generasi Gemilang Kebanggaan Indonesia.”

Dalam seminar ini, hadir juga pembicara ahli di bidangnya, yaitu: Prof. Dr. H.M. Yunan Yusuf, Prof. Dr. Azyumardi Azra, Prof. Dr. Abdul Hadi WM, KH. Bachtiar Nasir, H. Taufiq Ismail, dan KH. Memed Sururi. Ke enam orang pembicara ini akan membahas mengenai pemikiran Buya Hamka dalam bidang yang berbeda-beda.

Pada seminar sesi pertama, Prof. Yunan Yusuf, akan membahas pemikiran Buya Hamka dalam bidang Teologi, sedangkan Prof. Azyumardi Azra dan Prof Abdul Hadi WM, masing-masing akan membahas pemikiran Buya Hamka dalam bidang Pendidikan dan Tasawuf.

Sementara pada seminar sesi kedua, hadir KH. Bachtiar Nasir yang akan membahas mengenai Harakah atau gerakan politik Buya Hamka, H. Taufiq Ismail yang akan mengupas mengenai sastra Buya Hamka, dan KH. Memed Sururi yang merupakan murid kesayangan Buya Hamka yang akan membahas mengenai pemikiran Buya Hamka dalam bidang Fiqh.

Sebelum sesi diskusi panel dimulai, seminar akan dihantarkan oleh H. Afif Hamka yang merupakan putera bungsu Buya Hamka yang akan bercerita mengenai Buya Hamka dalam perspektif keluarga. Beliau membangkitkan memori akan sosok Buya Hamka yang banyak tidak diketahui masyarakat umum.

Pada kesempatan yang baik ini, sebagai wujud pengembangan YPI Al Azhar dalam bidang dakwah, Ketua Umum YPI Al Azhar pada kesempatan yang sama juga melantik pengurus Korps Muballigh Al Azhar periode 2018-2020.

Melalui kegiatan seminar nasional ini diharapkan menghasilkan rekomendasi konkret terhadap arah dakwah YPI Al Azhar ke depan. JIka Nahdatul Ulama memiliki KH. Hasyim Asy’ari, dan Muhammadiyah memiliki KH. Ahmad Dahlan, maka sesungguhnya Al Azhar memiliki satu tokoh panutan yang dapat dijadikan teladan, yakni Prof. Dr. Buya Hamka. Sosok yang dikenal dengan toleransinya yang begitu tinggi, dapat mempersatukan umat, dan ceramah-ceramahnya yang menyejukkan jiwa jamaahnya.

Reporter: Dyan Jaman, Amhar

Editor: Romy

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here