Home BERITA TERBARU Camat Kemayoran Akan Croscek Sudin UMKM Terkait Papan Plang Ijin Loksem Sumur...

Camat Kemayoran Akan Croscek Sudin UMKM Terkait Papan Plang Ijin Loksem Sumur Batu

279
0

Jakarta Mediatransparancy.com

Camat Kemayoran, Asep Mulyaman akan meng cros cek, ke Suku Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Jakarta Pusat, terkait penghapusan ijin kios binaan atau ijin Lokasi Sementara (Loksem) Pedagang Kaki Lima yang berlokasi di jalan Sumur Batu Raya, Kelurahan Sumur Batu, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat. Hal itu disampaikan Camat Kemayoran, dikarenakan dilokasi kios PKL Sumur Batu terpasang plang JP kios binaan Jakarta Pusat yang sudah karatan diduga palsu dan sudah kadaluarsa.

Menyikapi keberadaan papan plang ijin JP kios binaan tersebut, Camat Kemayoran Asep Mulyawan mengatakan, pihaknya harus cari info juga. Setau saya Loksem PKL wilayah Kemayoran hanya di satu tempat, yakni di Kelurahan Gunung sahari Selatan. Untuk itu, “saya akan cross cek dulu ke Sudin UMKM, ke Lurah dan juga ke Satpol PP”, ujarnya melalui WhatsApp, 7/07/20.

Sementara menurut Lurah Sumur Batu, Mimin mengatakan, untuk pedagang di atas trotoar, jalan Sumur Batu depan Pasar Sumur Batu merupakan pedagang sementara yang di relokasi sementara dari Pasar jaya Sumur Batu yang saat ini sedang diperbaiki. Kios akan tetap berada di lokasi sampai Pasar Sumur Batu selesai dibangun. “Untuk
Kelurahan sumur batu hingga saat ini tidak terdapat loksem lokbin PKL UMKM”, ujarnya.

Terkait keberadaan papan plang tersebut, saya sudah sampaikan ke Sudin Perindustrian Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah tingkat Kecamatan supaya dilakukan pembongkaran atau pencopotan plang tersebut, ujarnya. 7/07/20.

Sebelumnya, Kepala Suku Dinas (Kasudin) PPKUKM Jakarta Pusat, Richard Bangun Hutagalung mengatakan, “Plang PKL Loksem JP di wilayah Jakarta Pusat sudah baru semua.
“Kalau plang ijin yang baru nggak gitu modelnya dan tidak karatan”, ucapnya pada wartawan.
Menurutnya, keberadaan para pedagang Loksem JP yang masih berdagang di lokasi yang ijinnya sudah dihapus bukan Tupoksi Sudin PPKUKM, ucapnya.
Sementara Dayat (45) warga Kemayoran mengatakan, Lurah dan aparat Kecamatan disinyalir malas bekerja, akibat pemotongan Tuntaskan Kerja Daerah (TKD) yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Sebab papan plang JP terpasang sudah lama didepan kios, tapi menurut Lurah kios tersebut bukan Loksem binaan, melainkan kios relokasi perbaikan pasar Sumur Batu. “Ini aneh, sebab papan plang yang diduga bodong bisa berdiri tapi kios bukan kios Binaan, ada apa”, kata Dayat, 7/07/20. P.Sianturi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here