Home BERITA TERBARU Cari Sensasi Pake Topeng Novel Masuk Ruang Sidang Sebelum Pembacaan Pledoi

Cari Sensasi Pake Topeng Novel Masuk Ruang Sidang Sebelum Pembacaan Pledoi

332
0

JAKARTA, MEDIA TRANSPARANCY – Pengunjung sidang perkara penyiraman air keras korban Novel Salim Baswedan di Pengadilan Negeri Jakarta Utara (PN Jakut), membuat kaget para wartawan atau Jurnalis.
Paslnya, satu orang tak dikenal mencari sensasi tiba tiba masuk ruang persidangan menggunakan Topeng kertas wajah Novel Salim Baswedan. Dengan membawa kertas bertuliskan “Adili Saya”.

Tanpa diketahui siapa nama dan identitasnya pembawa kertas tersebut, namun orang tak dikenal itu tiba tiba saja membuat sejumlah media massa dan Jurnalis yang menunggu sidang akan liputan pembacaan Pledoi Penasihat Hukum terdakwa Rahmat Kadir Mahulete dan Rony Bugis.

Sejumlah pengunjung sidang kasus Novel ini, kaget melihat kedatangan seorang bertopeng yang menutup wajah nya menggunakan Topeng kertas mirip wajah korban Novel Salim Baswedan.

Pengguna topeng Novel itu menggunakan Celana jeans warna putih dan jaket warna hijau. Setelah menunjukkan dirinya diruang sidang, langsung bergegas pergi meninggalkan kerumunan wartawan.

Tanpa berbicara apa apa, lelaki bertopeng tersebut turun dari lantai dua Pengadilan Jakarta Utara, ruang persidangan dua oknum anggota Brimob yang merupakan terdakwa pelaku penyiraman air keras terhadap korban Novel.

Warmi (43) nama samaran, pengunjung sidang yang melihat seseorang bertopeng tiba tiba masuk ruang sidang, mengatakan, itu hanya cari sensasi atau suruhan seseorang dengan memakai topeng kertas mirip dengan korban penyiraman air keras Novel.

Disamping itu, bisa saja untuk mencari perhatian publik supaya majelis hakim merasa prihatin atas requisitor jaksa selama satu tahun penjara terhadap kedua terdakwa.

“Merupakan bentuk ke prihatinan supaya hakim yang mengadili dan memeriksa perkara penganiayaan dengan air keras pimpinan majelis hakim Djuyamto, bersama hakim anggota Taufan Mandala dan Agus Darwanta dapat terpengar uh untuk menambah putusannya dari tuntutan jaksa”, ujarnya 15/06.

Penulis : P.Sianturi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here