Home BERITA TERBARU CHINA STOP PENERBANGAN LANGSUNG KE BALI, KEMENKO PMK SARANKAN BIDIK WISMAN EROPA

CHINA STOP PENERBANGAN LANGSUNG KE BALI, KEMENKO PMK SARANKAN BIDIK WISMAN EROPA

263
0

DENPASAR, MEDIATRANSPARANCY.COM – Jumlah kunjungan wisman asal China ke Bali pada tahun ini diprediksi jauh dari target, karena hingga akhir Desember ini sejumlah maskapai dari China menghentikan rute langsung ke Pulau Dewata.

Komite China DPP Asita, Candra Halim mengkonfirmasi bahwa sekitar 30 rute penerbangan langsung reguler dan charter dari kota-kota di China ke Bali setiap hari, sudah dihentikan sementara karena status travel ban yang dikeluarkan Pemerintah China.

Rencana kedatangan wisman China ke Bali diperkirakan banyak dialihkan ke Thailand dan Malaysia.

“Adanya rute dari Hong Kong atau Taiwan, atau dari China tapi ke Jakarta dulu baru ke sini. Yang langsung ke sini sudah berhenti semua,” jelasnya di Denpasar belum lama ini.

Halim mengatakan, penghentian tersebut menyebabkan tidak ada lagi suplai wisatawan China ke Bali. Selama ini China merupakan negara kontributor tertinggi kunjungan wisman ke daerah ini.

Jumlah kedatangan wisman China ke Bali pada periode Januari-Oktober 2017 mencapai 1,3 juta orang atau 26% dari total wisman ke Bali pada periode itu, 5,02 juta orang.

Halim mengatakan, bahwa maskapai asal China sudah menghentikan penerbangan ke Bali hingga Januari, dan belum diketahui apakah akan diperpanjang atau dipersingkat.

Keputusan itu diambil karena mengikuti kebijakan dari pemerintahnya yang menyarankan wisatawan untuk sementara tidak bepergian ke Bali karena Gunung Agung berstatus awas.

Candra mendorong, agar pemerintah pusat dan Bali mendekati perwakilan China di Indonesia untuk membujuk agar menurunkan status travel ban. Hanya dengan menarik surat larangan tersebut kedatangan wisatawan ke China bisa meningkat seperti semula.

Untuk merayu agar wisman dari negara tersebut tetap datang ke Bali, Asita melakukan sales mission ke Shanghai dan sejumlah kota lain.

Dia berharap upaya tersebut mampu mengajak wisman dari negara tersebut datang kembali ke Bali. Pihaknya juga mendorong Pemprov Bali dan pelaku pariwisata mengajak media dari China datang ke Bali guna memberikan gambaran kondisi sebenarnya di Pulau Dewata.

Plt bidang Kebudayaan Kemenko PMK, Nyoman Shuida saat dihubungi secara terpisah, Kamis (21/12/2017) mengajak pelaku pariwisata tidak fokus mengejar wisman dari China. Dia mengajak pelaku kembali membidik wisatawan andalan Bali seperti dari Eropa, Korsel, Jepang dan Australia.

“Sudah tidak bisa lagi fokus ke tamu China karena sistem negara mereka seperti itu, jadi mungkin perlu balik lagi ke tamu konvensional Jepang, Korea Selatan, Eropa dan Australia. Airline mungkin harus balik membidik rute-rute ke negara itu,” ujarnya.

Nyoman menyebutkan potensi wisman asal Eropa, Korea dan Jepang dan Australia masih dapat menutup turunnya wisman China. “Apalagi kalau digarap serius, jumlah wisman di luar China masih banyak,” kata Nyoman. (ES265)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here