Home NASIONAL Dadap Ricuh Setelah SP II Revitalisasi Akan di Berikan ke Warga

Dadap Ricuh Setelah SP II Revitalisasi Akan di Berikan ke Warga

284
0
Foto : Kericuhan di Dadap, Warga Berlarian Selamatkan diri.

Jakarta, Mediatransparancy.com – Penggusuran terus terjadi di wilayah DKI Jakarta dan juga yang baru-baru ini di wilayah Tangerang Banten hingga menimbulkan kericuhan di saat petugas akan memberikan Surat Peringatan kedua.

Dalam kejadian tersebut seluruh warga Dadap tersebut langsung memblokir akses jalan menuju pergudangan Pantai Dadap Indah pada saat petugas Satpol PP, Kepolisian dan Juga TNI akan memberikan Surat Peringatan (SP) kedua itu pada Selasa (10/05/2016).

Selain menghadang ratusan petugas yang akan menyebarkan SP II itu, warga pun terbawa emosi setelah seseorang yang di duga sebagai provokator yang membuat ribuan warga tersebut menjadi tersulut oleh amarah sang provokator tersebut.dadap2

“Pergi…pergi…jangan ganggu ketenangan hidup kami di sini”, teriak sang provokator tersebut sehingga beberapa warga langsung meleparkan benda-benda keras yang berada di dekat mereka.

Mendengar teriakan sang provokator itu, ratusan warga yang bersenjatakan bambu mulai melempari petugas dengan bambu dan batu yang berada di dekat mereka dan juga bambu yang di perkirakan sudah di sediakan oleh para warga tersebut.

Tak lama pun setelah seorang petugas menembakan gas air mata ke para kerumunan masyarakat Dadap tersebut, kepanikan pun tak terhindari dengan berbagai anak-anak kecil bersama orangtuanya pun berhamburan sehingga memcahkan suasana menjadi ricuh.

Dalam kejadian tersebut dua orang petugas mengalami luka di kepala akibat terkena lemparan benda keras, sehingga kedua petugas tersebut segera di larikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan.

Kemudian masyarakat nelayan Kampung Baru Dadap berhamburan mengejar petugas kepolisian yang ingin mengamankan lokasi pembongkaran. Bahkan, warga semakin memanaskan situasi dengan membakar ban tepat di depan pintu masuk lokalisasi.

Kapolsek Teluknaga, AKP Supriyanto mengatakan, para korban merupakan anggota kepolisian Polda Metro Jaya. “Iya betul, saat ini sudah dilarikan ke rumah sakit karena bagian kepala terkena batu,” kata Supriyanto.

Tak hanya korban luka, sejumlah kendaraan aparat keamanan pun hancur terkena lemparan batu dan sabetan dari bambu runcing milik warga. Kondisi di lokasi hingga saat berangsur stabil. Warga mulai terkendali karena aparat terus membujuk mereka supaya tidak mengamuk.

Penulis : Sahroni

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here