Home BERITA TERBARU DATANG KE KPUD, RIDWAN KAMIL BERJAS, UU RUZHANUL BERSARUNG DAN BERBAJU KOKO

DATANG KE KPUD, RIDWAN KAMIL BERJAS, UU RUZHANUL BERSARUNG DAN BERBAJU KOKO

362
0
Ridwan Kamil berJas, Uu Ruzhanul berSarung dan berbaju Koko bersama pendukung menuju KPUD Bandung. foto/Dok PKB.

BANDUNG, MEDIATRANSPARANCY.COM – Pasangan cagub dan cawagub Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum, hari ini, Selasa 10/01/2018 mendaftar ke KPUD Jawa Barat Jalan Garut, Kota Bandung, Jawa Barat.
Saat mendaftar ke KPUD, pasangan yang diusung oleh Partai Nasdem, PPP, PKB, dan Hanura ini, berjalan kaki dari stadion Sidolig, dan diiringkan oleh sekitar 100 orang relawan dan simpatisan pendukung.

Sebelumnya, di Sidolig, Emil dan Uu melaksanakan sholat hajat, serta memohon restu dari orang tua dan keluarganya masing-masing.

Yang menarik dari pasangan Emil dan Uu adalah cara mereka memilih busana saat mendaftar. Di saat pasangan lain memilih mengenakan baju yang sama antara cagub dan cawagub, Emil dan Uu memilih untuk menggunakan baju yang berbeda satu sama lain.

Dalam kesempatan pendaftaran ke KPU Jawa Barat ini, Emil mengenakan jas warna krem dan bawahan dengan warna senada, dilengkapi peci hitam, sedangkan Uu memilih baju koko dan sarung dan peci haji berwarna putih.

Pemilihan busana yang berbeda tersebut sepertinya bukan tanpa alasan. Emil mengenakan jas, untuk mempresentasikan dirinya yang berasal dari kawasan urban (perkotaan), sedangkan kawasan pedesaan diwakilli oleh Uu yang salah satu program andalannya saat menjadi Bupati Tasikmalaya, adalah Gerbang Desa atau Gerakan Bangun Desa.

Sementara penggunaan peci hitam dan putih dipilih keduanya, sebagai simbol atribut nasional yang telah lama digunakan sejak bangsa dan negara ini merdeka, khususnya saat digunakan oleh para pendiri bangsa dan negara sejak dulu hingga sekarang.

Lewat busana yang dikenakan pasangan ini ingin menegaskan latar belakang keduanya, dimana Emil merupakan perwakilan generasi milenial nasionalis perkotaan, sementara Uu datang dari kalangan pesantren.

Pesannya, meski berbeda keduanya tidak ingin bertentangan, tapi malah saling melengkapi.

Saat mendaftar ke KPUD Jawa Barat, keduanya diiringkan oleh relawan dan pendukung yang terdiri dari keluarga, para ulama dari Tasik, Sukabumi, Subang, jajaran pengurus partai pengusung, dan perwakilan simpul relawan dari berbagai daerah di Jawa Barat. (ES265)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here