Home BERITA TERBARU Diantara yang Terbaik untuk memimpin Samosir

Diantara yang Terbaik untuk memimpin Samosir

312
0
Catatan Hatoguan Sitanggang
(Pengamat Pinggiran)

SAMOSIR, MEDIA TRANSPARANCY – Disini saya(Penulis) tidak akan menyudutkan ketiga paslon yang menurut hemat saya sama-sama putra terbaik samosir pada saat ini.

Dan mereka telah mengikuti kompetisi dengan warna warni program dengan visi misinya patron demi memperjuangkan nasib dan kesejahteraan rakyat samosir secara umum .

Menurut hemat saya mereka semua baik ketiga paslon dengan membawa kelebihan masing-masing dan ditetapkan sebagai Pasangan Calon Bupati untuk Periode 2021-2024 oleh pihak KPUD Samosir.

Ada yang hal-hal unik menurut Pengamatan saya Pasangan Calon (Paslon) Nomor urut 2 yang sering disebut ” Vantas”, dengan logo perubahan yang sering dibawakanya menuju samosir lebih baik, dengan warna Muda dan Tua sebagai pasangan yang serasi dalam mengabdikan diri sebagai pelayan (Parhobas) masyarakat đidaerah ini.

Daerah ini masih banyak menganut kepercayaan dengan kehadiran pemimpin đi daerah sebutan “Raja” tak dapat dipungkiri atau dibantahkan kadang pendapat orang lain, itu sah-sah saja boleh berpendapat, yang penting objektif dalam sudut pandang.

Mungkin anda berpikir saya hanya memihak hanya satu paslon saat ini, namun perlu jujur mengakui hanya saja aku mengutarakan yang kulihat, kurasakan dan kubuktikan mata kepala sendiri sebagai warga masyarakat samosir yang tinggal didaerah ini tanpa mengurangi rasa hormatku ke paslon yang lain yang ikut serta menjadi konstestan saat ini.

Anda mungkin bisa saja hujat atau bully saya sesuka hatimu, aku tidak akan marah kok akan kujawab dengan senyum saja didalam hati, akan tetapi sebagai Bangso Batak yang terikat “Adat Budaya” ketimuran sudah selayaknya saling menghargai pendapat orang lain (diera demokrasi) tanpa harus membawa ego masing-masing, bak bagai para penulis handal yang kerab mengintervensi Jargon-jargon yang diperhadapkan atau dipertontonkan kepadanya.

Perlu juga kita melihat kebelakang pada zaman nenek moyang kita “Bangso Batak”, telah memiliki budaya Demokrasi Dalihan Natolu ketika sudah ada marga (dititipkan), yang mana mereka memberikan ruang kepada seluruh komponen perangkatnya berhak untuk angkat berbicara mengeluarkan pendapatnya dalam forum terhormat itu, contoh kecil ketika melakukan perhelatan pesta perkawinan atau pesta lainnya.

Disitu kita lihat sangatlah bijak pengetua adat telah memberikan ruang untuk seluruh komponen mengeluarkan pendapatnya, disini saya Kembali mengungkapkan pendapat jargon yang kusaluti pasangan Muda dan Tua dengan Jargon Paslon Urut 2 dengan sebutan “Vantas ” atau pasangan Vandico Gultom Bersama Martua Sitanggang, sama-sama manusia cerdas takut akan (Tuhan) yang membawakan simbol ketulusan hati untuk daerah ini.

Dapat dilihat disetiap pertemuan dengan warga tampak mereka sederhana menyampaikan visi Misi, karena mereka bukan ahli kosa kata seperti para pujangga terkenal dinegeri ini, mereka hanya mampu bekerja dilapangan sesuai bidangnya ilmu kontruksi yang digelutinya, kerangka melakukan Perencanan dan Pelaksanaan   pembangunan kiranya mereka terpilih nantinya.

Beberapa bulan lalu saya mencoba menyelusuri dibalik semua pernyataan visi dan misi, terkait BPJS, terkait Pupuk Subsidi, terkait Beasiswa yang akan mereka berikan kepada masyarakat samosir saya rasa bukan janji-janji semata .

Karena jauh sebelum hari ini, bahwa persiapan lahan seluas 35 hektar sedang pematangan dalam rangka membangun sebuah Rumah Sakit yang rencana bertaraf Internasional dan Kampus yang menjadi kebanggaan masyarakat samosir nantinya.

Saat ini boleh dibilang Vandiko Timoteus Gultom calon pemimpin Milenial yang sudah memberikan seluruh hatinya dan jiwa raganya untuk Kampung halamanya, dibuktikan juga indentitas sudah memiliki KTP Samosir saat ini, sebagai warga Onan Runggu, mungkin kita anggap sangat sederhana namun itulah sebuah tanggung jawab bahwa dia tidak teraling aling lagi untuk niat membangun samosir.

Akan tetapi bila kita maumenilai secara positif telusuri atau bertanya dari lubuk hati paling dalam, itu sudah merupakan nilai positif, suatu bentuk kecintaan dengan bonapasogit (Samosir).

Disini cerita singkat pasangannya saudara Martua Sitanggang, dia seorang birokrasi tulen yang sempat menjabat di BAPEDA dan terakhir menjadi Kadis PUPR diwilayah Jambi yang notabenenya dia dari kaum minoritas (orang batak) mampu menjejabat didaerah mayoritas, ini buat kita suatu prestasi berharga bagi orang batak .

Disini memang tidak saya beberkan semua kelebihan paslon lain, kemungkinan dikemudian hari saya bila ada kesempatan akan kutuliskan, salam dari saya,karena lebih baik waktu lah yang akan menjawab semua ini.

Akhir kata Saya ucapakan Selamat hari Guru, Shaloom buat semuanya Salam Dalihan Natolu,Horas…horas…horas. (Red)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here