banner 728x250

Diduga Ada Pungli di Jalan Tano Ponggol, Ketua DPC F.SPTI-K.SPSI Samosir Berang

  • Share

SAMOSIR, MEDIA TRANSPARANCY – Terkait maraknya pemberitaan terkait adanya kutipan liar di seputaran Jalan Tano Ponggol (Pangururan-Tele- red) tepatnya di areal kegiatan proyek nasional pengganti Jembatan Tano Ponggol yang berada di wilayah Kecamatan Pangururan,  Kabupaten Samosir, membuat Ketua Dewan Pimpinan Cabang  (DPC) Federasi Serikat  Pekerja Transport Indonesia Konfederasi Serikat Seluruh Pekerja Indonesia (F.SPTI-K.SPSI) Samosir, Bukti Naibaho berang.

Kepada wartawan, Senin (22/2) di kantornya JL Sisingamangaraja No.65 Kelurahan Pasar Pangururan, Kecamatan Pangururan Kabupaten Samosir, agar para oknum yang diduga melakukan pengutipan liar tidak membawa-bawa nama organisasi yang dipimpinnya.

judul gambar

“Kami dari pengurus serikat  pekerja tidak mengamini adanya pengutipan liar di daerah tersebut. Kami  menghimbau supaya jangan ada membawa-bawa nama organisasi,” ujarnya.

Dikatakannya, bahwa organisasi yang dipimpinnya adalah serikat pekerja bongkar muat.

“Organisasi yang kita bawa adalah sebagai organisasi serikat pekerja, atau bahasa sederhananya bongkar muat. Jadi bila ada yang mengaku-ngaku dari serikat pekerja, tolong segera ditangkap atau diamankan,  sehingga dari daerah kita terhindar dari preseden buruk,  apalagi bila membawa organisasi ini,” ungkapnya.

Ditambahkannya, pihaknya sangat mendukung adanya penegakan hukum terkait masalah kutipan liar tersebut.

“Disini kami dari serikat pekerja siap mendukung penegakan hukum. Sehingga siapa saja para oknum yang melakukan itu dilapangan, secara tegas kita katakan, bahwa serikat pekerja yang saya pimpin tidak bertanggung jawab atas kegiatan para oknum tersebut,  apalagi mereka mengaku dari serikat pekerja,” sebutnya.

Sementara itu, Wakapolres Samosir, Kompol Rachmad Affandi, SE yang dikonfirmasi, Minggu (21/2) mengatakan, bila benar terjadi kutipan liar tersebut, akan ditindak.

“Bila itu ada terjadi, kita akan tindak tegas. disini saya berharap kepada masyarakat didaerah itu untuk kerjasama memberikan informasi. Bila perlu kita akan lakukan tertangkap tangan,” paparnya.

Sebelumnya adanya kutipan liar ini dikeluhkan salah seorang warga Pangururan beberapa waktu lalu.

“Disini kami sebagai warga setempat tidak mau ada pungli diseputaran Jalan Areal Tano Ponggol,” ujarnya. (Hatoguan Sitanggang)

judul gambar
  • Share
judul gambar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *