Home NASIONAL Dinas Dukcapil DKI Jakarta, Akan Koordinasi Kepada SKPD Antisipasi Pendatang Baru

Dinas Dukcapil DKI Jakarta, Akan Koordinasi Kepada SKPD Antisipasi Pendatang Baru

228
0
Foto: Ilustrasi

Jakarta, Mediatransparancy.com – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) akan memperketat pembuatan KTP di Jakarta. Para pendatang baru yang ingin pindah ke DKI dan mengurus KTP, harus melampirkan dua KTP orang lain sebagai penjamin tempat tinggal.

“Kami tidak sembarang keluarkan KTP. Harus ada jaminan tempat tinggal dan dilampirkan dua KTP penjaminnya,” kata Edison Sianturi, Kepala Dinas Dukcapil DKI Jakarta, Senin (11/7/2016), seperti dilaporkan Beritajakarta.com, situs berita resmi Pemprov DKI.

Para petugas dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil akan berkoordinasi dengan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) terkait untuk mengecek status lokasi tempat tinggal calon warga baru itu.

Menurut Edison, langkah tersebut dilakukan demi memastikan pendatang maupun penjamin tidak tinggal di bantaran kali atau lokasi bekas penertiban.

‎”Jangan sampai mereka masuk ke lokasi yang memang sudah pernah ditertibkan atau lokasi baru yang akan ditertibkan. Ini agar tertib kependudukan bisa berjalan,” kata Edison.

Langkah itu juga untuk mengantisipasi siapa saja penduduk baru yang datang ke Jakarta. Perubahan kependudukan itu nantinya akan tetap melampirkan pengantar dari RT/RW.

“Selama dokumen kependudukannya benar, dicek rumah tempat pindahnya tidak bermasalah, langsung diproses. Kalau dibantaran atau fasum/fasos, tidak akan diterbitkan,” tambah Edison.

Kemudian meurut keterangan Kasudin Dukcapil Jakarta Utara Erik Polim Sinurat terkait dengan mengantisipasi pendatang ke DKI Jakarta khususnya di Jakarta Utara mengatakan “Saya akan membuat surat edaran kepada seluruh RT dan RW  se Jakarta Utara khususnya bekerjasama dengan pihak kelurahan, agar mereka dapat mendata para pendatang baru di setiap wilayahnya”.

“Yang dapat mengetahui pendatang baru di wilayahnya khan RT, maka di harapkan seluruh RT di Jakarta Utara dapat bekerjasama dengan kami Sudin Dukcapil. Baik mereka pengontrak baru ataupun pekerja rumah tangga (PRT) diharapkan dapat di data oleh pihak RT dan melaporkan kepihak Kelurahan masing-masing,” tambah Kasudin Dukcapil Jakut Erik Polim Sinurat kepada Mediatransparancy.com.

Penulis: Aloysius Tedi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here