Home NASIONAL DPP dan DPD DKI Jakarta Berpolemik, Ini Sikap Pentolannya Aptrindo !!

DPP dan DPD DKI Jakarta Berpolemik, Ini Sikap Pentolannya Aptrindo !!

371
0

JAKARTA, MEDIA TRANSPARANCY – Salah satu pentolan sekaligus pendiri Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo), H. Soedirman memastikan akan hadir pada acara musyawarah daerah (Musda) ke-2 DPD Aptrindo DKI Jakarta, yang digelar pada 8 Juni 2020 di Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Kehadirannya sekaligus untuk menjawab pertanyaan seluruh anggota yang kebanyakan masih mempertanyakan keputusan Ketua Umum DPP Aptrindo, Gemilang Tarigan pada Munas Aptrindo ke-2 yang meleburkan struktur DPD DKI Jakarta ke dalam struktur DPP.

“Sebelumnya saya telah mengusahakan agar pengurus DPP dan DPD Aptrindo DKI Jakarta untuk menyelesaikan masalah atas kemelut dari hasil penetapan program Munas ke-2 terkait peleburan DPD Aptrindo DKI Jakarta ke DPP,” tutur Soedirman kepada awak media, Kamis (4/6/2020), di Jakarta.

Soedirman berpendapat, keputusan meleburkan struktur DPD ke DPP adalah salah. Karena dalam menyelesaikan setiap perbedaan seharusnya bisa dilakukan dengan jalan musyawarah maupun dialog, bukan langsung menghilangkan organisasinya.

“Jika pengurus melakukan kesalahan atau pelanggaran, harusnya pengurus yang diganti bukan wadahnya (DPD Aptrindo DKI Jakarta) yang dihilangkan atau dilebur. Karena organisasi ini menyangkut kepentingan anggota yang selama ini diurus oleh pengurus di DPD,” ungkapnya.

Baca juga: Upaya Penggabungan Struktur Organisasi DPD Aptrindo DKI Jakarta ke DPP Aptrindo Cacat Administrasi

DPP Aptrindo, lanjut Soedirman, seharusnya dapat memahami dinamika yang terjadi pada organisasi, mengingat saat ini memasuki alam demokrasi. Segala perbedaan pendapat tidak bisa diatasi dengan kekuasaan sepihak, melainkan dengan pembinaan dalam rangka menghindari terjadinya situasi yang tidak kondusif dalam organisasi.

“Jadi kebersediaan saya untuk hadir bersama anggota pada Musda ke-2 DPD Aptrindo untuk mencari solusi sebagaimana tertuang dalam AD/ART APTRINDO agar organisasi tetap utuh dan kembali membangun kegiatan untuk kepentingan anggota. Saya dan anggota lainnya punya kewajiban agar tetap menjaga Aptrindo tetap utuh,” tegas Soedirman.

Untuk diketahui bersama, H. Soedirman merupakan sosok yang ikut dalam proses pembentukan dan pendirian Aptrindo pada 19 Agustus 2014, bersama Gemilang Tarigan dan Mustadjab Susilo Basuki serta sejumlah pendiri lainnya.

Sebelumnya, pernah menjabat sebagai Ketua Angkutan Khusus dan Pelabuhan (Angsuspel) yang merupakan unit dari Organda dan juga mantan Ketua DPD Organda DKI Jakarta. Kini, kehadirannya terpanggil untuk ikut menyelesaikan masalah yang terjadi di Aptrindo, agar asosiasi pengusaha truk itu tetap berdiri utuh.

 

 

Penulis: MT1

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here