banner 728x250

DPRD Kota Cirebon Setujui RAPBD Kota Cirebon Tahun Anggaran 2021

  • Share

KOTA CIREBON, MEDIA TRANSPARANCY – Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) tahun 2021 telah disetujui oleh DPRD Kota Cirebon. Hal tersebut ditandai dengan  penandatanganan persetujuan oleh pimpinan dan seluruh ketua fraksi melalui rapat paripurna DPRD Kota Cirebon di ruang Griya Sawala, Senin (23/11/2020).

Ketua DPRD Kota Cirebon, Affiati, S.Pd menjelaskan, setelah RAPBD tahun 2021 dibahas bersama secara intensif oleh Badan Anggaran (Banggar) DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Darah (TAPD) serta dilaporkan kepada pimpinan DPRD dan para ketua fraksi, maka RAPBD sudah bisa dibawa ke rapat paripurna untuk mendapatkan persetujuan.

judul gambar

“RAPBD tahun 2021 sudah ditetapkan Wali Kota dan sudah disetujui bersama oleh DPRD. Selanjutnya dokumen RAPBD tahun 2021 ini disampaikan kepada Gubernur Jawa Barat untuk dievaluasi,” ujarnya saat memimpin rapat.

Mewakili Wali Kota Cirebon, Nashrudin Azis yang berhalangan hadir, Wakil Wali Kota Cirebon, Eti Herawati menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan anggota DPRD Kota Cirebon yang telah menyetujui RAPBD tahun 2021.

“Raperda tersebut sudah kami  konsultasikan dengan Biro Hukum dan HAM Sekretariat Daerah Pemprov Jawa Barat,” ucapnya.

Hal tersebut, lanjutnya, sebagaimana diamanatkan dalam Permendagri Nomor 120/2018 tentang Pembentukan Produk Hukum Daerah bahwa sebelum raperda ditetapkan menjadi perda harus melalui proses fasilitasi terlebih dahulu.

“Komposisi pada RAPBD tahun 2021 pendapatan daerah direncanakan sebesar Rp1,44 triliun,”  sebutnya.

Angka tersebut  meliputi, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp516,9 miliar, Pendapatan Transfer sebesar Rp877,2 miliar, dan Pendapatan Daerah Lainnya yang Sah direncanakan sebesar Rp40,6 miliar.

Sementara untuk postur Belanja Daerah, masih kata Eti, direncanakan sebesar Rp1,4 triliun. Dengan komposisi, Belanja Operasional sebesar Rp1,27 miliar, Belanja Modal Rp172,1 miliar, dan Belanja Tidak Terduga sebesar 4,5 miliar.

“Selanjutnya, dokumen Raperda APBD tahun 2021 ini disampaikan kepada Gubernur Jawa Barat untuk dievaluasi,” ucapnya.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon mewakili Badan Anggaran, M. Handarujati Kalamullah, mengatakan postur RAPBD Kota Cirebon tahun 2021 ini lebih banyak untuk mengantisipasi dampak pandemi Covid-19.

“Belanja daerah tahun 2021 ini memprioritaskan untuk penanganan kesehatan dan ekonomi masyarakat melalui program jaring pengaman sosial,” ungkapnya.

Dikatakan lebih lanjut, APBD tahun 2021 mendatang, pihaknya mengaku sudah memasang jaringan pengaman sosial di masing-masing SKPD.

“Diharapkan melalui program itu bisa menurunkan dampak pandemi, terutama bisa menguatkan ekonomi masyarakat yang terdampak usahanya,” pungkasnya.

Sumber foto: Humas DPRD Kota Cirebon 

Penulis: Acep
judul gambar
  • Share
judul gambar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *