Home BERITA TERBARU DUGAAN KKN PENGADAAN KERBAU DI HUMBAHAS TA 2017 KADIS PETERNAKAN BERKELIT SAAT...

DUGAAN KKN PENGADAAN KERBAU DI HUMBAHAS TA 2017 KADIS PETERNAKAN BERKELIT SAAT DIKONFIRMASI

359
0
Beberapa Waktu Lalu, Irjen Kementrian Pertanian Kegiatan Louncing Program Gertak Birahi Dan Inseminasi Buatan (Ib) Serta Mengatasi Gangguan Reproduksi Untuk Kerbau Dan Sapi Yang Dipusatkan Di Desa Pandumaan, Kecamatan Pollung Humbahas.(Foto: Darmawab)

DOLOKSANGGUL, MEDIATRANSPARANCY.COM – Kentalnya dugaan Praktek KKN (Korupsi, Kolusi dan Nepotisme) pada Dinas Peternakan Dan Perikanan (Distanak) Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) untuk kegiatan pengadaan barang dan jasa TA 2017. Praktek dugaan KKN tersebut terjadi pada Kegiatan Pengadaan Kerbau sebanyak 30 ekor dan subsidi pakan kerbau selama 40 hari bersumber dari APBD TA 2017 dengan pagu kurang lebih Rp 585 juta.

Dugaan terjadinya praktek KKN pada pengadaaan Kerbau tersebut ditepis  Kadis Distanak Humbahas, Luhut Marbun, di ruang kerjanya saat ditemui wartawan Kamis (14/12), mengatakan bahwa prosedur tender pengaaan barang dan jasa sesuai dengan mekanisme. Dia juga merasa bahwa perusahaan pemenang sudah memenuhi persyaratan yang ditentukan oleh panitia. “Tentunya, pemenang sudah memenuhi syarat yang ditetapkan,” katanya.

Ditanya prihal spesifikasi kerbau yang dibutuhkan dalam kegiatan itu, Luhut beralasan bahwa spek kerbau yang dibutuhkan juga sudah tertuang dalam kontrak. “Kalau riwayat kerbau yang didatangkan kita tidak mengerti dari mana asalnya. Tujuan pengadaan kerbau ini untuk menambah populasi kerbau di Humbahas. Jikapun ada indikasi bahwa kerbau yang diserahkan Rabu (13/4) kemarin, berasal dari Humbahas juga, ya kita kurang paham. Tapi tujuan kita jelasnya untuk menambah populasi kerbau di Humbahas sehingga harapan kita kerbau tadi bersumber dari luar Humbahas,” pungkasnya.

Maraknya issue bahwa pengadaan kerbau berikut pakan dan obat-obat dalam satu paket diterpa masalah, Luhut Marbun sempat bungkam lantas membantah kalau kegiatan pengadaan kerbau berikut subsidi pakan dan obat-obatanya bermasalah. Disebutnya, bahwa pada Rencana Anggaran Biaya (RAB) sudah ditentukan spesifikasi kerbau. “Spek tadi misalnya, lebar badan kerbau, tinggi kerbau dan berat kerbau. Sedang riawayat kerbau tidak ditentukan atau dijelaskan. Silahkan tanya saja pimpronya, saya tidak mengetahuinya nanti jadi simpang siur,” tukasnya berkelit sedikit mengelak.

Sebelumnya, Sanggam Lumbantoruan, Ketua Panitia Pelaksanan Kegiatan (PPK) kepada wartawan Rabu (29/11) di ruang kerjanya mengatakan, untuk saat ini, proses pelelangan masih berlangsung di tahap surat perintah penyedian Surat Penunjukan Penyedia Barang Jasa (SPPJK). “Ini merupakan tahapan pelelangan yang sudah di lakukan, selanjutnya akan di evaluasi berkas dari peserta penyedia barang dan jasa yang mendaftar, dengan melengkapi berkasnya,” ujarnya.

Ditanya terkait pelelangan, bahwa pihak aparat penegak hukum (APH) juga memantau kegiatan proses pelelangan pengadaan kerbau, atas adanya informasi bahwa pemenang tender sudah ditentukan sebelum di umumkan, Sanggam mengatakan bahwa itu merupakan haknya APH. “Kalau penegak hukum memantau kegiatan proses pelelangan itu, itu hak penegak hukum, kalau penegak hukum melakukan pemantauan, silahkan saja, itu hak mereka, karena tidak ada ditentukan pemenang atau calon pengantin dan sesuai dengan proses pelelangan,” tukasnya.

Sementara itu, Erikson Simbolon Ketua YLKI Humbahas saat dikonfirmasi melalui ponselnya beberapa lalu, sangat meyayangkan adanya indikasi KKN pada pengadaan kerbau di Distanak Humbahas. Dia berharap agar APH dapat bekerja dan menjalankan fungsinya dengan baik serta tidak terapiliasi. “Kita sangat meyayangkan, kalau benar terjadi ada dugaan KKN pada pengadaan kerbau, diharapkan kepada penegak hukum untuk menelusuri dugaan praktek KKN terebut, semisal sebelum di lelang sudah ada calon pengantin,” pintanya.

Nama-nama kelompok tani yang menerima bantuan kerbau, kelompok tani Dos Roha Desa Matiti Kecamatan Doloksanggul, Koptan Pusuk Jaya Desa Pusuk II Kecamatan Parlilitan, Koptan Masihol Maju Desa Nagasaribu VI Kecamatan Lintongnihuta, Poktan Sioloipoda Desa Bonandolok II Kecamatan Sijamapolang dan Koptan Marsiurupan Kecamatan Pollung.

Diposkan: Karmawan Silaban

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here