Home DAERAH Dugaan Korupsi Di Dinas Kelautan Dan Perikanan Madina Akan Segera Dilaporkan

Dugaan Korupsi Di Dinas Kelautan Dan Perikanan Madina Akan Segera Dilaporkan

294
0

Madina, Transparancy.com – Sehubungan dengan banyaknya kejanggalan pada Dinas Kelautan Dan Perikanan Mandailing Natal sejumlah Ormas mempertanyakannya. Salah satunya dari Dewan Pimpinan Cabang Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Indonesia Anti Korupsi ( LSM GIAK ) Madina telah menyurati Dinas tersebut pada tanggal 20 September 2015 dengan Nomor Surat : 014/DPC/SKL/GIAK/IX/2015 perihal klarifikasi adanya temuan kejanggalan. Adapun hal yang dikomfirmasi tentang pengadaan Jaring Selam tahun anggaran 2013 senilai Rp.115.875.000 dan rehabilitasi pabrik Es di kecamatan Natal tahun anggaran yang sama senilai Rp 445.456.400.

Adapun jawaban dari PLT Kadis Kelautan Dan Perikanan Mandailing Natal Bantuan Jaring Selam di tiga Kecamatan tersebut, yaitu Kecamatan Natal, Kecamatan Batahan, Kecamatan Muara Batang Gadis dan Pembangunan Rehabilitasi Pabrik ES Tahun Anggaran 2013 menyatakan sudah sesuai dengan kontrak dan mengenai kenapa sampai saat belum difungsikan adalah karena tidak sesuai dengan biaya pengeluaran.

Sementara sesuai dengan hasil investigasi dan konservasi yang dilakukan LSM GIAK MADINA beberapa waktu lalu bahwa mengenai bantuan Jaring Salam yang dibagikan di tiga Kecamatan tersebut diduga terjadi pemotongan biaya sehingga yang sampai kemasyarakat hasilnya tidak sesuai dengan yang ditetapkan dalam lelang. Kami juga menemukan kejanggalan terhadap proyek pembangunan Pabrik ES untuk Kecamatan Natal, dimana bentuk bentuk fisiknya tidak ada tapi tapi jawaban surat yang kami terima bahwa proyek tersebut sudah terealisasi sesuai dengan kontrak, maka kami menyimpulkan bahwa jawaban tersebut adalah jawaban bohong, ujar Kurniawan kepada wartawan, jumat (16/10/15).

Akibat dugaan korupsi tersebut, kami sebagai social control akan melaporkan kasus dugaan korupsi ini kepada penegak hokum, kami akan segera melaporkan dugaan korupsi ini kepada kejaksaan Sumatera Utara agar hal ini tidak terjadi kembali. Kami sangat kecewa dengan jawaban Drs AWALUDDIN NASUTION, MM sebagai PLT Kadis Kelautan Dan Perikanan Mandailing Natal agar diusut tuntas, ucap Kurniawan Hasibuan Ketua DPC LSM GIAK MADINA saat ditemui media ini dikantornya. (kur)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here