Home BERITA TERBARU Dugaan Penyaluran BST Tidak Tepat Sasaran, Anggota DPRD Serap Aspirasi Warga

Dugaan Penyaluran BST Tidak Tepat Sasaran, Anggota DPRD Serap Aspirasi Warga

236
0

LAMPUNG UTARA, MEDIA TRANSPARANCY – Menindak lanjuti pemberitaan yang sebelumya di terbitkan oleh sejumlah media online dan viral di social media, terkait dugaan penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) di Desa Tanjung Raja, Kecamatan Tanjung Raja, Kabupaten Lampung Utara (Lampura) tidak tepat sasaran. Tim liputan awak media mencoba untuk menelusuri dan menyambangi kediaman dua anggota DPRD yang bertempat tinggal di desa setempat, sekaligus menyambangi Kepala Desa (Kades) Tanjung Raja guna mendapatkan informasi yang akurat dan dapat di kemas menjadi berita yang objektif dan berimbang, Selasa (16/06/2020)

Setibanya tim liputan awak media di desa tanjung raja, tim liputan awak media langsung menyambangi rumah kediaman Husnah anggota DPRD dari Partai PPP Fraksi PAN, namun anggota DPRD Husnah sedang tidak berada di tempat, kemudian tim liputan awak media melanjutkan penelusuran ke rumah kediaman Netty Hastuti anggota DPRD dari PAN, karena menurut keterangan warga sekitar rumah kediaman Netty Hastuti tidak jauh dari kediaman Husnah.

Saat di sambangi awak media di rumah kediamannya pada Selasa (16/06/2020) sekitar pukul 11 : 00 WIB anggota DPRD Lampura Netty Hastuti dari Partai Amanah Nasional (PAN) menegaskan, bahwa tentang dugaan tersebut dirinya belum mengetahui secara rinci kebenarannya, namun tidak saya pungkiri hampir setiap hari ketika saya berada di rumah, warga datang ke rumah saya guna menyampaikan aspirasi mereka, bahkan bukan hanya warga desa tanjung raja saja yang datang, ada juga warga dari luar desa tanjung raja yang bertempat tinggal di seputaran kecamatan tanjung raja datang menemui saya dan menyampaikan aspirasinya tentang BST, seperti yang kita saksikan bersama – sama pada hari ini Selasa (16/6), sejumlah ibu – ibu warga desa tanjung raja datang kembali menyampaikan aspirasinya karena tidak mendapatkan BST. Tutur Netty

Menurut Netty Hastuti, aspirasi masyarakat tentang penyaluran BST yang di duga tidak tepat sasaran ia akan dalami dahulu, dan akan di sampaikan kepada komisi yang membidanginya

” Menyikapi aspirasi warga terkait dugaan penyaluran BST tidak tepat sasaran, saya akan coba sampaikan kepada komisi IV di DPRD, karena komisi IV yang membidanginya, dan kita akan sampaikan ke pihak Dinas Sosial Lampura, mudah – mudahan melalui komisi yang membidangi BST apa yang menjadi keluhan masyarakat dapat menemui titik terang.” Terangnya

Di tempat yang sama Patimah, warga desa tanjung raja mengatakan, bahwa dirinya tidak pernah mendapatkan bantuan jenis apapun dari dinas sosial terlebih di tengah pandemi covid -19

” Saya tidak pernah mendapatkan bantuan jenis apapun, terlebih di tengah pandemi covid -19,”

Saya sangat berharap kepada pemerintah daerah agar dapat memperhatikan rakyat kecil seperti kami, terlebih di tengah pandemi covid -19 yang notabennya ekonomi lemah seperti saat ini, kami penyandang status keluarga prasejahtera sangat mengharapkan bantuan tersebut, karena bantuan tersebut sangat berarti bagi kelangsungan hidup keluarga, seperti kami keluarga prasejahtera, tutur Patimah wanita parubaya ini

Di tempat berbeda, kepala desa tanjung raja Yunis Adhar mengatakan, terkait dugaan penyaluran BST yang di duga tidak tepat sasaran, menurutnya itu adalah dilema bagi kepala desa, pasalnya, polemik seperti ini bukan hanya terjadi di desa tanjung raja, karena apa yang menjadi dugaan tersebut pihak pemerintah desa telah bekerja dan betupaya semaksimal mungkin, bahkan tidak hanya itu, atas nama pemerintah desa kami sangat berharap agar program bantuan sosial ini dapat di salurkan kepada seluruh masyarakat, namun karena keterbatasan kami sebagi perangkat desa, kami mematuhi apa yang telah menjadi kebijakan pemerintah, pungkasnya

Penulis : Sis

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here