Home Berita Terbaru Fakta sidang Saksi Ahli Mengatakan Hasil Visum Edrevertum Tidak Ditemukan Gangguan...

Fakta sidang Saksi Ahli Mengatakan Hasil Visum Edrevertum Tidak Ditemukan Gangguan Berat Pada Diri Korban Romario

93
0

JAKARTA, MEDIATRANSPARANCY.COM –Sidang perkara perseteruan keluarga kembali di gelar di pengadilan negeri jakarta utara 20/05/19 dengan agenda keterangan saksi ahli forensik.

Dalam persidangan Saksi Ahli Forensik dr. Helmi menjelaskan pada saat dilakukan visum edrevertum tidak ditemukan gangguan yang berat pada diri korban Romario Abdul.

“Saat kita adakan pemeriksaan secara medis, kita tidak menemukan adanya kelainan atau sesuatu yang berdampak pada kondisinya. Pada saat itu pada diri korban hanya ada bercak darah di bibir dan hidung. Hanya saja ada luka di bagian tangannya seperti tergores,” ujar dr. Helmi menjawab pertanyaan Ketua Majelis Hakim Ramses Pasaribu yang menyampaikan bahwa pada pemeriksaan sebelumnya terhadap saksi pelapor yang mengatakan bahwa korban dibawah ke Singapura karena terganggu kesehatannya usai peristiwa.

“Karena keterangan korban mengatakan, sampai dibawa berobat ke Singapura karena sering pusing setelah peristiwa,” ujar Hakim Ramses Pasaribu meyakinkan saksi tentang keterangan korban.

Terdakwa membantah telah melakukan pengeroyokan terhadap korban. Tetapi terdakwa mengaku bahwa saat itu telah terjadi dorong dorongan antara terdakwa dengan korban (keponakan) yang pada saat itu langsung dilerai keluarga.

Saat dikonfirmasi awak media Usai persidangan, terdakwa mengatakan bahwa terjadinya keributan berawal dari pembahasan terkait warisan orang tua mereka terdakwa merupakan anak bontot dari 6 bersaudara 5 laki laki dan satu perempuan.

Dalam pembahasan itu orang tua korban Abdul Madjid yang tidak setuju sehingga ada perdebatan dalam musyawarah keluarga. Kebetulan terdakwa berbicara saat itu dan korban mencampuri dan disitulah awal adanya kegaduhan,” ujar terdakwa.

Terdakwa juga mengatakan Bahkan, menurutnya masalah itu sudah dianggap selesai karena sudah dilakukan perdamaian keluarga.

reporter:Nurhadi

alterntif text

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here