Home DAERAH Flyover Palur Akhirnya Diresmikan Ganjar Pranowo

Flyover Palur Akhirnya Diresmikan Ganjar Pranowo

454
0
Foto : iLustrasi

Karanganyar, Mediatransparancy,com – Flyover Palur yang melewati dua kabupaten, yakni Kabupaten Karanganyar di Desa Ngringo dan Dagen, serta Kabupaten Sukoharjo di Desa Palur akhirnya diresmikan pemanfaatannya oleh Gubernur Jawa Tengah H Ganjar Pranowo SH MIP pada Jumat, (22/4) malam. Sebelumnya, flyover tersebut gagal diresmikan oleh Presiden RI Ir H Joko Widodo.

Foto : Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat meresmikan Flyover Palur pada Jumat, (22/4) malam
Foto : Gubernur Jawa Tengah H Ganjar Pranowo SH MIP saat meresmikan Flyover Palur pada Jumat, (22/4) malam

Dalam sambutannya, Ganjar mengatakan selesainya pembangunan flyover tersebut tidak hanya menuntaskan masalah kemacetan yang sering terjadi di kawasan Palur akibat adanya perlintasan rel kereta api, namun juga sebagai bukti bahwa pemerintah mampu menyelesaikan persoalan yang mengiringi pembangunan flyover mulai dari pembebasan lahan hingga persoalan nilai sewa lahan PT KAI.
“Wonten urusan PT KAI njaluk sewan, nggih kulo rembugi. Ya nek kanggo negara, njalukmu aja akeh-akeh. Mosok negara arep nganggo dalan kon nyewa,” katanya.

Selain itu, ada juga persoalan pemindahan tiang listrik yang perlu dinegosiasikan dengan PT PLN (Persero). Meski sempat mengganggu jalannya pembangunan flyover, namun lewat negosiasi, akhirnya dua persoalan tersebut mampu terselesaikan. Sehingga pembangunan flyover dapat dikebut penyelesaiannya.

“Niku tibake minggirke cagak listrik nggih angel, urusan kalih PLN. Ning alhamdulillah PT KAI kalih PT PLN sanggup bereske,” ujarnya.

Ganjar pun meminta Pemerintah Kabupaten Karanganyar dan Sukoharjo dapat saling bekerja sama mengelola dan merawat flyover yang nilai anggarannya mencapai sekitar Rp 100 miliar dari APBN. Namun dirinya berharap kawasan sekitar flyover dapat ditata dengan rapi dan indah, bahkan kalau memungkinkan dibuatkan taman agar dapat menjadi tempat wisata bagi warga sekitar.

“Nah niki mangke nek dijaga, Insyaa Allah mangke saged sae. Ngisore dikelola mangke dadi indah, mriki mangke ditata dadi tambah apik. Lha niku biasane nek pun ngaten niku enten wong dodolan, ekonomine mlaku ning gih niku tertib,” pesannya.

Ganjar juga mengingatkan kepada warga untuk tidak mencoret-coret flyover karena akan berkesan kumuh. Dirinya justru mendukung warga yang ingin menggunakan flyover sebagai media kesenian.

“Ampun diorek-orek nggih! Yen arep diorek-orek izin kalih Pak Bupati, diorek-orek sing apik sisan malah tak dukung,” tandasnya.

Bupati Karanganyar Yuliyatmono juga melarang warganya untuk mencoret-coret flyover. Dirinya, bahkan akan memberikan hadiah kepada warga yang melaporkan orang yang dengan sengaja mencoret flyover tersebut.

“Nyuwun tulung dijaga saestu. Ampun wonten ingkang nyoret-nyoret, nulise barang-barang sing ora patut. Mangke nek nganti wonten wong nyoret, sampeyan iso ngonangi, nyekel enek bukti, sampeyan mangke kula paringi hadiah tivine Kusrin,” ujarnya.

Peresmian pemanfaatan flyover Palur ini sendiri dilakukan dengan menggelar pertunjukan wayang kulit semalam suntuk dengan lakon ‘Pandawa Kumpul’ dan menampilkan dua dalang sekaligus, yakni Ki Anom Dwijo Kongkang dan Ki Anggit Laras Prabowo yang baru duduk di kelas VII SMK. (Humas jateng)

Editor : Muryat Panuju

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here