banner 728x250

FWJ Indonesia Koordinator Wilayah BEKASI Kota Lakukan Audiensi dengan Kabid Koperasi dan UKM Kota Bekasi

  • Share

BEKASI, MEDIATRANSPARANCY.COM – Forum Wartawan Jakarta (FWJ) Indonesia Koordinator Wilayah BEKASI Kota melakukan audiensi dengan Dinas Koperasi dan UKM Kota Bekasi, dengan tetap berpedoman kepada penerapan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19 yang bertempat di ruang rapat zoom meeting lantai 9, Plaza kantor  Pemerintah Kota Bekasi, Jalan Jenderal Ahmad Yani Nomor 1, Kelurahan Marga Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi Jawa Barat pada, Rabu (03/02/2021) siang.

Didalam Kegiatan pertemuan tersebut turut hadir dari Perwakilan  FWJ Indonesia (FWJI) Korwil Bekasi Kota, Drs. Romo R Kosasih selaku Ketua FWJ  Korwil Bekasi Kota, dengan didampingi Sekertaris FWJ Korwil Bekasi Kota, Zarkasih dan Darsono Al Ijtihad, S.Ag selaku Kepala Bidang (Kabid) Koperasi dan UMKM FWJ Indonesia Korwil Bekasi Kota, Wisnu Wicaksana Kabid Humas FWJI Korwil Bekasi Kota, dan beberapa perwakilan anggota FWJI Korwil Bekasi Kota. Kegiatan tersebut diterima langsung oleh Sukarman Kasie Pengawasan, Penilaian dan Penindakan Koperasi dan UMKM Bekasi Kota, Sukarman serta Samad Saefullah Kabag Kelembagaan Koperasi.

judul gambar
Kegiatan pertemuan (Audiensi) FWJ Indonesia (FWJI) Korwil Bekasi Kota, Drs. Romo R Kosasih (tengah depan) selaku Ketua FWJ  Korwil Bekasi Kota, dengan didampingi Sekertaris FWJ Korwil Bekasi Kota, Zarkasih (Teluk Pucung) dan Darsono Al Ijtihad, S.Ag selaku Kepala Bidang (Kabid) Koperasi dan UMKM FWJ Indonesia Korwil Bekasi Kota, Wisnu Wicaksana Kabid Humas FWJI Korwil Bekasi Kota, dan beberapa perwakilan anggota FWJI Korwil Bekasi Kota. Kegiatan tersebut diterima langsung oleh Sukarman Kasie Pengawasan, Penilaian dan Penindakan Koperasi dan UMKM Bekasi Kota, Sukarman serta Samad Saefullah Kabag Kelembagaan Koperasi.dok/red

Di dalam kesempatan audiensi tersebut, Sukarman memberikan penjelasan terkait perkoperasian di Indonesia, mulai dari awal dibentuk koperasi sampai mengembangkan koperasi hingga jenis koperasi yang ada di Indonesia.

“Koperasi merupakan badan usaha yang beranggotakan sekelompok orang minimal 20 orang dan berbentuk badan hukum yang memiliki anggota dengan tujuan untuk mewujudkan kesejahterakan anggotanya,” tutur Sukarman.

Masih kata Sukarman, bahwa mengenai pendirian koperasi wartawan, dulu di Bekasi sempat pernah terbentuk sekitar tahun 1980-an dan Pemkot Bekasi sangat mendukung kegiatan tersebut.

“Kalau untuk saat ini koperasi wartawan dibentuk kembali, saya sangat mendukung, silahkan dibentuk (Koperasi Wartawan) mau tingkat Kota Bekasi, tingkat Provinsi Jawa Barat atau pun tingkat Nasional,” papar Sukarman

Lebih lanjut, Sukarman juga memaparkan lima jenis koperasi meliputi koperasi simpan pinjam (Syariah dan konvensional), koperasi konsumen ( Koperasi serba usaha), koperasi jasa, koperasi produksi/produsen, dan koperasi pemasaran.

“Untuk tahap awal pendirian koperasi, harus menentukan nama minimal tiga kata, memiliki anggota minimal 20 orang, dan harus memiliki sekretariat serta struktur kepengurusan, dan keputusan tertinggi adalah melalui rapat para anggota atau RAT (Rapat Anggota Tahunan),” ujarnya.

Sukarman juga menjelaskan, Peluang  bisnis koperasi masih sangat terbuka apalagi bagi para wartawan yang memiliki kesempatan dan relasi luas sehingga bisa bekerjasama dengan banyak pihak.

Kota Bekasi sendiri, ada satu koperasi yang mencapai aset 150 milyar. “Makanya Saya ingin teman-teman semangat di situ (koperasi-red) supaya sisi kesejahteraan di luar pekerjaannya selaku media (wartawan-red) dapat terwujud,” tegasnya.

“Untuk modal awal itu didapat dari simpanan pokok anggota yang cukup dibayar satu kali dan nominalnya berdasarkan kesepakatan anggota, untuk modal selanjutnya bisa dari simpanan wajib yang besar nominalnya bisa berbeda sesuai dengan kemampuan anggota dan modal terakhir bisa didapat dari simpanan sukarela,” terangnya lagi.

“Simpanan sukarela kapan saja bisa diambil tapi simpanan wajib dan pokok selama yang bersangkutan itu masih menjadi anggota koperasi itu tidak bisa diambil kecuali yang bersangkutan keluar secara resmi sebagai anggota koperasi,” imbuhnya.

Pada sesi tanggapan dan tanya jawab, salah satu peserta audiensi meminta Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bekasi bisa membina dan menfasilitasi terwujudnya koperasi wartawan nantinya sehingga bisa bergabung bersama koperasi binaan lainnya yang ada di Kota Bekasi.

Menanggapi hal itu, Sukarman menyatakan bersedia membimbing dan memfasilitasi keperluan yang dibutuhkan untuk berdirinya koperasi wartawan. “Jika nanti ada persoalan, kita dapat membicarakan dan duduk bersama,” tandasnya.[]hms/fwj-bks

judul gambar
  • Share
judul gambar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *