banner 728x250

Gampong Putoh Tutup Akhir Tahun Dengan Adakan Pelatihan

  • Share

Bireun, MEDIATRANSPARANCY.COM – Gampong Putoh, Kecamatan Pesangan, Kabupaten Bireun mengisi akhir tahun dengan mengadakan pelatihan peningkatan kapasitas aparatur desa dengan mengangkat tema ‘Tugas dan Fungsi Aparatur Desa’.

Acara Tersebut dilaksanakan di Jati Coffee SPBU Paya Meuneng, Kecamatan Pesangan, Kabupaten Bireun tepatnya setelah Isya, Rabu (30/12/2020).

judul gambar

Hal tersebut merupakan momentum akhir tahun dalam kajian keilmuan dan membuka cakrawala kepemimpinan di Desa Gampong Putoh.

Rahmadsyah Harahap, S.Sos selaku unsur Kantor Camat Peusangan mewakili Camat membuka kegiatan tersebut.

Pada acara tersebut turut dihadiri oleh Keuchik Gampong Putoh Ridlanur dan Pendamping Desa Imran selaku koordinator kegiatan ini serta turut menghadirkan seluruh aparatur desa Gampong Putoh.

Keuchik Gampong Putoh Ridlanur mengatakan, “kegiatan ini bertujuan untuk merefleksi kinerja dan tupoksi aparatur desa, agar lebih terarah dan benar-benar paham akan kinerja sesuai bidang nya masing-masing. Rahmat Asri Sufa, selaku pemateri tunggal juga anak muda berprestasi Bireuen mengulas secara tugas tugas dan fungsi aparatur desa yang mengacu pada perbub Bireuen Nomor 40 tahun 2019”, ujar Ridlanur

Yang menjadi narasumber pada kegiatan pelatihan tersebut yaitu Rahmat Asri Sufa, Pemuda berprestasi Alumni Pascasarjana UIN Sumatera Utara yang sering terlibat sebagai pemateri di berbagai lokakarya/workshop/seminar tentang desa

Rahmat Asri Sufa mengatakan “Menjadi aparat desa tidaklah mudah, butuh kesabaran dan kelapangan hati dalam memimpin, karena aparatur desa menjadi garda terdepan yang berhadapan secara langsung dengan masyarakat, keluh kesah bahkan permasalahan yang ada di masyarakat tertampung langsung ke aparatur desa”, ungkap Dosen Muda ini

Lanjutnya, “Tanggungjawab aparatur desa semakin berat, butuh keseriusan dan kerjasama yang baik semua unsur agar hasil yang baik pun terlihat tanpa ada hambatan, dengan demikian regulasi harus menjadi acuan dalam memimpin desa, dan Syariat Islam sebagai pondasi dalam kepemimpinan”, tutupnya

(Ami)

judul gambar
  • Share
judul gambar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *