banner 728x250

Gerak Cepat Menteri PU Atasi Banjir Bekasi: Dari Pompa Mobile Hingga Solusi Permanen Sungai CBL

judul gambar

BEKASI, MediaTransparancy.com | Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, melakukan peninjauan langsung ke titik terdampak banjir di Desa Sukamekar, Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi pada Sabtu (24/1/2026). Kunjungan ini menegaskan komitmen pemerintah dalam percepatan penanganan bencana melalui integrasi teknis dan sinergi lintas sektoral.

Di lokasi, Menteri Dody menyaksikan langsung kondisi wilayah yang masih terendam air dengan ketinggian bervariasi antara 40 cm hingga 1,5 meter. Ia menegaskan bahwa penanganan banjir di Bekasi tidak bisa lagi dilakukan dengan cara parsial atau sekadar solusi sesaat.

judul gambar

Desain Teknis: Integrasi Pusat dan Daerah

Kementerian PU melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (Ditjen SDA) telah menyiapkan desain teknis jangka panjang. Namun, Menteri Dody menggarisbawahi bahwa kunci keberhasilan proyek ini ada pada kolaborasi pembebasan lahan.

“Penanganan banjir Bekasi ini membutuhkan penyelesaian persoalan lahan serta sinergi kewenangan yang kuat antara Pemerintah Pusat, Pemprov Jawa Barat, dan Pemkab Bekasi,” ujar Dody Hanggodo.

Ia menargetkan pada bulan Mei hingga Juni mendatang, akan ada laporan progres signifikan terkait kesiapan akses dan lahan untuk kemudian dilaporkan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto sebagai langkah lanjutan yang lebih masif.

Revitalisasi Sungai CBL: Lebih dari Sekadar Pelebaran

Salah satu poin krusial dalam tinjauan ini adalah kondisi Sungai Cikarang Bekasi Laut (CBL). Menteri PU menekankan bahwa pelebaran sungai saja tidak akan cukup. Diperlukan pendekatan Hulu ke Hilir yang mencakup:

  • Pengendalian Sedimentasi: Mengatasi pendangkalan sungai.

  • Pengamanan Bantaran: Menjaga area pinggir sungai agar tetap berfungsi optimal.

  • Sistem Drainase: Integrasi saluran air kawasan agar mengalir sempurna ke sungai utama.

Langkah Taktis: Operasi Pompa Mobile

Sambil menunggu solusi permanen rampung, Kementerian PU melalui BBWS Ciliwung Cisadane telah mengerahkan unit Pompa Mobile sejak 22 Januari untuk mempercepat penyusutan genangan.

Di wilayah Bekasi, pompa disiagakan di titik-titik vital seperti:

  • Mustika Wanasari Cibitung

  • Pondok Timur Mas

  • Perumahan Jatibening Permai

  • Perumahan IKIP

Langkah darurat ini juga dilakukan secara simultan di wilayah Jakarta dan Tangerang untuk meminimalisir dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat terdampak.

Misi “Setahun Berdampak”

Kunjungan dan aksi nyata ini merupakan implementasi dari program “Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak” yang selaras dengan misi ASTA CITA Presiden Prabowo Subianto. Di bawah kepemimpinan Dody Hanggodo sejak Oktober 2024, Kementerian PU terus berupaya memastikan pembangunan infrastruktur air memberikan dampak langsung bagi keselamatan dan kesejahteraan rakyat.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

judul gambar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *