Home DAERAH GUBERNUR HARAP KOMISI X DPR RI AKOMODIR USULAN JAMBI

GUBERNUR HARAP KOMISI X DPR RI AKOMODIR USULAN JAMBI

221
0
Gbr: Gubernur Jambi HBA Rapat dengan Komisi X DPR RI, bertempat di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi

Muarojambi, Mediatransparancy.com – Gubernur Jambi, H.Hasan Basri Agus (HBA) berharap agar Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) mengakomodir usulan-usulan Provinsi Jambi. Hal tersebut dikemukakan oleh gubernur dalam Pertemuan dengan Komisi X DPR RI, bertempat di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Kamis (29/1) sore.

Dua orang anggota DPR RI Daerah Pemilihan Provinsi Jambi, Sutan Adil Hendra (Partai Gerindra) dan Elviana (P3) ikut dalam pertemuan ini. Ketua Komisi X DPR RI, Tengku Rifki Harsya, MT, dan Wakil Ketua Komisi X, Edy Baskoro Yudhoyono (Ibas) juga ikut dalam pertemuan tersebut.

Selain membahas pembangunan sektor pendidikan, agenda utama kunjungan kerja Komisi X DPR RI ini adalah untuk meninjau persiapan pelaksanaan Ujian nasional (UN) tahun 2015

“Saya berterimakasih sekali atas kunjungan Komisi X, apalagi dihadiri oleh Ketua dan Wakil Ketua Komisinya, dan banyak anggota-anggota Dewan yang cukup kreatif saya lihat yang hadir pada pertemuan hari ini. Mudah-mudahan usulan-usulan yang kita sampaikan nanti bisa terakomodir,” ujar gubernur.

Sebelumnya, gubernur menyampaikan paparan dengan topik Kebijakan Peningkatan Daya Saing Sumber Daya Manusia Provinsi Jambi.

Dalam paparan tersebut, gubernur mengatakan bahwa daya saing sumber daya manusia harus terus ditingkatkan, apalagi pasar bebas dengan bingkai Masyarakat Ekonomi ASEAN akan mulai bergulir pada 2015.

Gubernur menyatakan, “Tantangan SDM Indonesia dan Jambi kedepan adalah Bonus Demografi pada rentang tahun 2010-2035, dimana pada saat itu kita akan mempunyai usia produktif yang jumlahnya besar dan akan mencapai puncaknya pada tahun 2032, dimana rasio ketergantungan 42 per 100 usia kerja. Apabila dilihat menurut wilayahnya, kabupaten/kota di wilayah bagian timur akan lebih cepat dalam memasuki periode Bonus Demografi, terutama Kota Jambi dan Kabupaten MuaroJambi.”

“Menyikapi kondisi ini, perlu Peningkatan kualitas SDM, yang dibarengi dengan peningkatan keterampilan, sehingga SDM Daerah Jambi memiliki daya saing yang tinggi dalam berkompetisi di era globalisasi dan Masyarakat Ekonomi ASEAN,” lanjut gubernur.

Gubernur menyampaikan, pertumbuhan ekonomi Provinsi Jambi, tertinngi di Pulau Sumatera Sampai Bulan November 2014 Ekonomi Jambi tumbuh sebesar 7,42 persen lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan nasional sebesar 5,11 persen dan pertumbuhan ini yang tertinggi di Sumatera.

Gubernur menyampaikan, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mengalami peningkatan, 72,74 pada tahun 2010 menjadi 74,35 pada tahun 2013.

“Pemerintah Provinsi Jambi telah mengalokasikan beasiswa pendidikan untuk masyarakat umum sejak tahun 2011. Sampai dengan tahun 2014 telah disalurkan beasiswa untuk Strata-3 : 430 orang, Strata-2 : 2.045 orang, dan Strata-1 : 6.465 orang. Disamping itu masih ada beasiswa Strata 1, 2 dan 3 untuk aparatur sebanyak 7 orang untuk S3, 10 orang untuk S2 dan 1 orang untuk S1. Sehingga sampai tahun 2014 telah disalurkan Beasiswa di luar Beasiswa SAMISAKE sebesar102,42 Milyar. Selain itu, untuk beasiswa Samisake, realisasi s.d Des 2014 : 44.539 Ssiswa, dengan total anggaran : Rp43 Milyar,” tutur gubernur.

Gubernur mengungkapkan, Provinsi Jambi telah berupaya menuntaskan buta aksara huruf Latin dan menuntaskan buta aksara Al-Qur’an, yang telah mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten/Kota se-Provinsi Jambi.

Dikatakan oleh gubernur, dibidang Kepemudaan dan Olahraga, Provinsi Jambi berkeinginan membangun Sport Center yang saat ini lahan dan Master Plan-nya sudah disiapkan. Pada tahun 2014, telah direkrut pendamping SAMISAKE, yaitu Sarjana Penggerak Pembangunan Pedesaan (SP3) sebanyak 138 orang atau satu kecamatan satu pendamping SP3. Pada tahun Anggaran 2015 akan diberikan kendaraan roda dua bagi SP3 agar dapat memperlancar tugas mereka sehari-hari.

Gubernur mengemukakan bahwa Pemerintah Provinsi Jambi mengambil kebijakan mendirikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan politeknik berbasis kompetensi wilayah yang disesuaikan denganpotensi yang dimiliki oleh setiap daerah dengan harapan nantinya mampu menciptakan tenaga kerja yang profesional dan mandiri.

Ketua Tim Komisi X DPR RI, Tengku Rifki Harsya, MT, dalam sambutannya menyatakan, tujuan kunjungan kerja Komisi X DPR RI dan rombongan ke Provinsi Jambi adalah untuk meninjau persiapan pelaksanaan Ujian Nasional (UN) Tahun 2015 sebagai bahan untuk mengambil kebijakan.

Tengku Rifki mengatakan, pada tanggal 27 Januari 2015 yang lalu, dalam pertemuan Komisi X DPR RI dengan pihak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia telah diputuskan bahwa UN akan dilakukan sebagai pemetaan mutu program, dengan kata lain UN bukan untuk menentukan kelulusan, karena penentuan kelulusan akan dilakukan oleh pihak sekolah.

Tengku Rifki mengatakan, Jumat (30/1), tim Komisi X DPR RI merencanakan mengunjungi beberapa sekolah di Kota Jambi.

Selanjutnya, Tengku Rifki berharap agar bidang pendidikan, kepemudaan, olahraga, dan kebudayaan di Indonesia akan semakin baik.

Selanjutnya, dilakukan dialog para perwakilan guru PAUD, perwakilan kepala sekolah tingkat SD sampai SLTA Provinsi Jambi dan para pengawas sekolah, para Kepala Dinas Pendidikan Provinsi se Provinsi Jambi, serta perwakilan rektor dengan tim Komisi X DPR RI. Dalam sesi dialog ini, para kepala sekolah, kepala dinas, Walikota Jambi, Bupati Kerinci, dan para pemangku kepentingan sector pendidikan di Provinsi Jambi menyampaikan berbagai usulan kepada Komisi X DPR RI, yang semuanya bermuara pada peningkatan kualitas pendidikan di Provinsi Jambi, baik dari sisi peningkatan kualitas pengajar maupun dari sisi fasilitas.

Turut hadir dalam acara tersebut, Ketua DPRD Provinsi Jambi, Ir.H.Cornelis Buston; Walikota Jambi, H.Sy.Fasha; Bupati Kerinci; H.Adirozal; Rektor Universitas Jambi, Aulia Tasman, serta para undangan lainnya. (loia/hms).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here