Home DAERAH Gubernur HBA Apresiasi Terselenggaranya Pasar Murah TP-PKK

Gubernur HBA Apresiasi Terselenggaranya Pasar Murah TP-PKK

221
0

Jambi, Transparancy.com – Gubernur Jambi Drs.H.Hasan Basri Agus, MM (HBA) memberikan apresiasi kepada Tim Penggerak PKK Provinsi Jambi yang menyelenggarakan pasar murah untuk mewujudkan kepedulian dan meningkatkan tali persaudaraan dan persatuan serta kepedulian terhadap sesama. Bazar yang dilaksanakan di rumah tenun Telanaipura ini akan berlangsung selama tiga hari dan diikuti oleh dinas/instansi terkait serta perbankan yaitu Bank Pembangunan Daerah yang menyediakan 200 paket sembako gratis senilai Rp 110 ribu, dan Bank Indonesia menyediakan 250 paket sembako senilai Rp 120 ribu yang disubsidi dan dijual dengan harga Rp.60 ribu.

Paket yang tersedia ini berisi minyak goreng, susu kental manis dan tepung serta kebutuhan lainnya. Hadir pada kesempatan ini Ketua TP-PKK Provinsi Jambi Hj.Yusniana Hasan Basri, Kepala Bank Jambi, dan Kepala Bank Indonesia serta para undangan lainnya. Pada kesempatan ini Gubernur juga menyerahkan secara simbolis paket sembako kepada anak yatim piatu, Ketua TP PKK Provinsi Jambi Hj. Yusniana juga menyerahkan bantuan secara simbolis kepada Fatimah seorang janda yang berprofesi sebagai tukang sapu jalanan.

Disampaikan Gubernur, pasar murah seperti ini sangat membantu masyarakat, untuk itu dirinya menghimbau kepada seluruh komponen pembangunan didaerah Jambi untuk memperbanyak melakukan kegiatan seperti ini. “Saya juga mengharapkan agar kegiatan ini dilaksanakan di pemukiman masyarakat sehingga kegiatan ini akan langsung mengena dan bermanfaat bagi masyarakat yang memang membutuhkan. Dan barang yang dijual ini tidak hanya dibeli oleh pihak tertentu saja,” ungkap Gubernur.

Dijelaskan Gubernur, pemerintah terus memantau dan mengamati perkembangan fluktuasi harga bahan pokok, diantaranya melalui operasi pasar. Pemerintah juga telah memperhitungkan ketersediaan bahan pokok dan jika terjadi kenaikan harga sedikit adalah hal yang wajar dalam mekanisme pasar. “Sudah menjadi tugas pemerintah untuk memikirkan bagaimana menjamin kesejahteraan serta keamanan masyarakat terjamin, apalagi sebagai Kepala Daerah memiliki tanggung jawab dalam menjamin rakyatnya terutama dalam menghadapi ketersediaan bahan pokok terutama dalam menghadapi hari besar umat beragama. Dan saya selalu berkoordinasi dengan aparat terkait untuk membahas ketersediaan bahan pangan, Insya Allah cukup,” katanya.

Diitambahkan Gubernur bahwa saat ini angka inflasi harga barang masih terkendali dan terjangkau dan hal ini akan terus menjajdi perhatian pemerintah terutama menjelang hari raya. Agenda pemerintah adalah bagaimana terpenuhinya kesediaan pangan dan harganya terjangkau oleh masyarakat, nantinya pemerintah juga akan melakukan intervensi harga, misalnya dengan membeli sapi dan kemudian dijual menjelang lebaran agar harga tidak melonjak, semua ini dilakukan agar masyarakat tidak merasa diberatkan selama bulan Ramadhan. “Pemerintah juga harus memikirkan keseimbangan harga dimana jika terjadi inflasi maka harga barang akan naik jika terlalu murah, maka Nilai Tukar Petani menjadi rendah. Untuk itu pemerintah harus memikirkan bagaimana cara agar tetap seimbang,” jelas Gubernur.

Sementara itu, Ketua TP-PKK Provinsi Jambi Hj.Yusniana menyatakan bahwa pelaksanaan pasar murah ini adalah sebagai bentuk mengurangi beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok yang naik selama bulan puasa. “TP PKK terpanggil untuk membantu masyarakat dengan kegiatan ini, langkah ini juga memotivasi pihak lainnya untuk turut melaksanakan. Diharapkan kegiatan ini juga dapat membantu, terutama masyarakat yang kurang mampu yang berada di sekitar tempat pelaksanaan pasar murah,” jelas Hj.Yusniana.

Dijelaskan Hj Yusniana, kegiatan seperti ini kedepan juga akan dilaksanakan di pemukiman penduduk dengan tujuan agar tepat sasaran. “Kedepan bersama organisasi wanita lainnya kami akan mencoba untuk melaksanakan kegiatan seperti ini ditempat pemukiman penduduk, agar lebih tepat sasaran yaitu masyarakat yang kurang mampu,” ungkapnya.

Hj.Yusniana juga menambahkan bahwa kegiatan ini diharapkan akan membangun kebersamaan antara masyarakat yang kaya dengan yang lemah. “Kegiatan ini akan membuat kita berbagi beban dalam membangun Provinsi Jambi terutama dalam membantu masyarakat kurang mampu. Karena pembangunan bukan hanya tugas pemerintah tetapi
tugas kita bersama,” pungkas Hj. Yusniana.(hms/lia)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here