Home DAERAH GUBERNUR JAMBI HBA HARAP PNPM DILANJUTKAN

GUBERNUR JAMBI HBA HARAP PNPM DILANJUTKAN

249
0
(Rakernas) PNPM Mandiri Perdesaan Tahun Anggaran 2014, bertempat di Ruang Puri Agung, Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Kamis sore (5/6).

HBA RAIH PENGHARGAAN PNPM MANDIRI

Jakarta, Transparancy.com – Gubernur Jambi, H.Hasan Basri Agus (HBA) berharap agar Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri dilanjutkan. Harapan tersebut dikemukakan oleh gubernur kepada para wartawan yang mewawancarainya dalam Pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PNPM Mandiri Perdesaan Tahun Anggaran 2014, bertempat di Ruang Puri Agung, Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Kamis sore (5/6).

Gubernur mengatakan, sebagaimana yang dikemukakan oleh Wakil Presiden Republik Indonesia,
Prof.Dr.H.Boediono, penyimpangan dalam pelaksanaan PNPM sangat kecil.”Artinya, ini sangat sukses dan baik, dan ini pantas untuk kita teruskan. Sama halnya dengan program Samisake kita, kita harapkan akan kita lanjutkan, jika mungkin kita tingkatkan. Semuanya adalah dalam rangka upaya pemerintah untuk mengurangi angka kemiskinan dan meningkatkan taraf hidup nmasyarakat pada tingkat pedesaan,” jelas gubernur.

Terkait penghargaan yang diperolehnya, yakni Pembina Lokal Kategori Lokasi Normal Tingkat Provinsi Terbaik Nasional, gubernur mengungkapkan bahwa itu sebenarnya sudah yang kelima
kalinya didapatkan oleh Provinsi Jambi. “Alhamdulillah, tahun ini bisa kita pertahankan,” sebut gubernur. Tema Rakernas PNPM Mandiri Perdesaan tersebut adalah “Keberlanjutan Pemberdayaan Masyarakat Menuju Desa yang Maju, Mandiri, Sejahtera.”

Sebelumnya, Wakil Presiden Republik Indonesia, Prof.Dr. H.Boediono dalam sambutan dan arahannya menjelaskan bahwa PNPM merupakan salah satu program pengentasan kemiskinan dan
PNPM telah mendapat tanggapan serta nama yang baik, bukan hanya di Indonesia tetapi juga di luar negeri. Boediono berharap agar PNPM terus berlanjut. “Walau tergantung pada pemerintahan yang akan datang, namun PNPM sudah dimasukkan dalam pengajuan RAPBN Tahun 2015,” ujar Boediono.

Boediono mengungkapkan, PNPM dilaksanakan dengan penyimpangan yang sangat kecil, dengan adanya pengawalan dan check and balance. Boediono menyatakan, telah ditetapkan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, yang semangatnya memiliki banyak kesamaan dengan semangat PNPM, yakni untuk membangun dan memajukan desa.

Boediono mengatakan bahwa ciri yang sangat khas dari PNPM adalah pemberdayaan masyarakat dan semangat UU Desa adalah dibukanya ruang untuk partisipasi masyarakat, termasuk partisipasi perempuan.”Pengalaman dari PNPM perdesaan sangat relevan dalam mengimplementasikan UU Desa dalam pembangunan, sehingga uang yang mengalir kedesa tidak mubaZir dan tidak justru menimbulkan masalah,” jelas Boediono.

Boediono menekankan, dalam pelaksanaan UU Desa, selain sistem yang baik, yang sangat penting adalah faktor Sumber Daya Manusia (SDM). “Pelaku-pelakunya perlu kita siapkan,
agar prgoram dalam UU Desa tidak menimbulkan masalah,” ujar Boediono. Wakil Presiden.Republik Indonesia ini menyatakan, walau sebentar lagi akan meletakkan jabatan,
namun dirinya masih berharap mendengarkan keberhasilan PNPM dan keberhasilan implementasi UU Desa.Selanjutnya Boediono membuka Rapat Kerja Nasional PNPM Mandiri Perdesaan Tahun Anggaran 2014 ini yang ditandai dengan pemukulan gong.

Menteri Dalam Negeri, H.Gamawan Fauzi dalam laporannya menyampaikan, program PNPM Mandiri Perdesaan ini diawali saat Wakil Presiden RI saat ini, Boediono menjadi Kepala Bappenas
RI, pada tahun 1996. Gamawan Fauzi mengatakan, dalam PNPM Mandiri Perdesaan terdapat tenaga kerja terlatih 14.637 orang, dan PNPM Mandiri Perdesaan menjangkau 63.000 desa di Indonesia.
Gamawan Fauzi mengapresiasi Pemerintah Australia yang mendukung pelaksanaan PNPM.Dikatakan oleh Gamawan Fauzi bahwa dalam Rakernas ini akan diadakan Peluncuran Sistem Informasi Manajemen PNPM Mandiri Perdesaan. Selanjutnya, Gamawan Fauzi memberikan tropi kepada pelaku, pendamping, dan pembina PNPM Mandiri terbaik dengan nama Sikompak Award, dengan berbagai aspek dan kategori.

Gubernur Jambi, H.Hasan Basri Agus (HBA) dianugerahi Pembina Lokal Kategori Lokasi Normal Tingkat Provinsi Terbaik Nasional dan Bupati Muaro Jambi, H.Burhanuddin Mahir dianugerahi Pembina Lokal Kategori Lokasi Normal Tingkat Kabupaten Terbaik Nasional. Selain itu, Nur Irawati, juga dari Provinsi Jambi, dianugerahi Pendamping Lokal Kategori Lokasi Normal Terbaik Nasional, yang kegiatannya adalah pendampingan terhadap program kerja PNPM, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, dan perawatan. Dia bergabung dalam PNPM Mandiri mulai tahun 2008, tahun 2008 sampai 2010 bertugas sebagai Kader Pemberdayaan Masyarakat Desa (KPMD), kemudian dari tahun 2011 sampai sekarang menjadi Pendamping Lokal untuk Kecamatan Sungai Bahar. (hms/lia)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here