Home DAERAH GUBERNUR LETAKKAN BATA PERTAMA PEMBANGUNAN BALAI ADAT PONDOK TINGGI

GUBERNUR LETAKKAN BATA PERTAMA PEMBANGUNAN BALAI ADAT PONDOK TINGGI

180
0
KOTA S. PENUH, TRANSPARANCY.COM – Gubernur Jambi, H.Hasan Basri Agus (HBA) meletakkan Bata Pertama Pembangunan Gedung Serbaguna Balai Adat Wilayah Depati Payung, Desa Pondok Agung, Kecamatan Pondok Tinggi, Kota Sungai Penuh, Minggu (12/4) siang.
Dinamakan peletakan bata pertama karena balai adat tersebut sudah dimulai pembangunannya dan saat ini sedang dalam proses pembangunan, sedangkan kalau peletakan batu pertama pembangunan, biasanya diistilahkan bagi awal mulainya pembangunan suatu gedung.
Dalam sambutan dan arahannya, gubernur menyatakan, dirinya sangat senang dengan adanya pelestarian adat dan mendorong upaya-upaya masyarakat untuk melestarikan adat, guna mendorong terciptanya kerukunan dalam masyarakat.
Gubernur mengatakan, Pemerintah Provinsi Jambi akan memberikan bantuan untuk pembangunan gedung serba guna balai adat tersebut. “Minimal Rp500 juta,” sebut gubernur. Bantuan tersebut akan dianggarkan di ABT APBD Provinsi Jambi Tahun Anggaran 2015.
Selain itu, gubernur memberikan bantuan pribadi senilai Rp25 juta, juga untuk pembangunan gedung serba guna balai adat tersebut.
Gubernur menjelaskan, tahun 2014, pertumbuhan ekonomi Provinsi Jambi 7,93%, pertumbuhan tertinggi pertama di Sumatera dan kedua se Indonesia.
Gubernur mengungkapkan, tahun 2014, Provinsi Jambi merupakan provinsi kedua teraman se Indonesia.
Gubernur mengemukakan, Pemerintah Provinsi Jambi telah melakukan peningkatan kapasitas bandara Sultan Thaha menjadi bandara internasional dan bandara Embarkasi Haji Antara (EHA).
Terkait pelaksanaan Program Satu Miliar Satu Kecamatan (Samisake), gubernur menyatakan, Rp538 miliar telah dialokasikan oleh Pemerintah Provinsi Jambi bagi Samisake, dan sudah lebih dari 25 ribu unit rumah yang sudah dibedah.
Gubernur mengungkapkan, dirinya memiliki impian supaya kedepan, jalan ke sawah dan ke kebun dibangun menjadi jalan rigid beton.
Pada kesempatan tersebut, gubernur memberikan bantuan, berupa:
1. Hibah buku 400 eksemplar dari Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Jambi, untuk Perpustakaan Desa Koto Baru, Kecamatan Tanjung Kampung, Kota Sungai Penuh
2. Satu unit gedung dan sarana pengolahan kopi Desa Ning, Kecamatan Sungai Bengkal, Kota Sungai Penuh
3. Satu unit peralatan pengolahan pakan ternak kepada Kelompok Wanita Tani Mekarsari Kecamatan Hamparan Rawang
4. 48 unit peralatan embung untuk 7 kelompok tani di Desa Tanjung Lindung, Kecamatan Sungai Bungkal
5. Itik Kerinci kepada Kelompok Muda Tani Muda Karya, Kecamatan Sungai Penuh.
Selain itu, gubernur juga menandatangani prasasti Puskeswan dan menandatangani berita acaranya, yang kemudian diserahkan kepada Walikota Sungai Penuh.
Sebelumnya, Walikota Sungai Penuh, Prof.Dr.H.Asafri Jaya Bakri (AJB), dalam sambutannya
Tokoh Masyarakat Kecamatan Pondok Tinggi yang juga Ketua Lembaga Adat Pondok Tinggi, Depati Adma Bahar, dalam sambutannya berharap agar gubernur bisa melanjutkan pembangunan gedung serba guna balai adat Kecamatan Pondok Tinggi.
Adma Bahar mengungkapkan, sangat mengapresiasi program pembangunan yang dilakukan oleh gubernur, terutama pembangunan perbaikan jalan ke Kerinci dan Sungai Penuh.
“Dulu dari Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci menggunakan mobil 12 jam, sekarang 7 jam, paling lambat 9 jam,” ujar Adma Bahar.
Ketua Panitia Pembangunan Gedung Serbaguna Balai Adat, Alfia Santoni, SE, MM, dalam laporannya menyampaikan, panitia telah melakukan tiga tahapan pembangunan gedung Serba Guna Balai Adat Kecamatan Pondok Tinggi, yaitu, tahap pertama desain, tahap kedua pendanaan, dan tahap ketiga, konstruksi.
Alfia Santoni menyatakan, dalam pertemuan panitia pembangunan gedung serba guna balai adat Kecamatan Pondok Tinggi pada yang digelar pada tanggal 3 April yang lalu didata, sudah Rp370 juta dana yang dialokasikan dalam pembangunan gedung serba guna tersebut, dengan capaian fisik 24%.
Alfia Santoni juga menyampaikan bahwa Walikota Sungai Penuh, H.Asafri Jaya Bakri menyumbang Rp100 juta untuk pembangunan gedung serba guna balai adat tersebut, yang diberikan secara bertahap.
Alfia Santoni berharap agar gubernur ikut membantu pembangunan gedung serba guna balai adat Kecamatan Pondok Tinggi tersebut. (lia/hms).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here