banner 728x250

Heboh Uang 16 Miliar di Persidangan Sengketa Pilkada Samosir, Ober Gultom: Itu Bohong

  • Share

SAMOSIR, MEDIA TRANSPARANCY –  Sidang pembuktian perkara Perselisihan Hasil Pemilihan (PHP) Bupati Samosir tahun 2020 digelar Mahkamah Konstitusi (MK), Kamis (25/2).

Dalam persidangan tersebut, pasangan calon urut nomor 3, Rapidin Simbolon – Juang Sinaga (Rap Berjuang) menghadirkan sejumlah saksi dipersidangan, salah satu diantaranya adalah Oscar Situmorang.

judul gambar

Dalam kesaksiannya, pada tanggal 25 Juli 2020, Oscar bersama dua orang temannya diminta mengantarkan sebuah kardus ke rumah Ober Gultom, yang merupakan ayah Vandico Gultom yang berisi uang sebanyak Rp 16 miliar.

Dengan adanya kesaksian Oscar Situmorang tersebut, Ober Gultom yang dikonfirmasi membantah telah menerima pemberian seperti yang disampaikan saksi pohon di persidangan MK.

“Itu tidak benar dan pasti bohong. Saya tidak pernah ketemu orang itu perihal yang disebut,” kata Ober Gultom kepada Awak media, Minggu (28/2/2021) melalui telepon selulernya.

Dia mengungkapkan,  agar saksi bertobat sehingga Tuhan mengampuninya. “Jadi pasti itu tidak benar,” tegasnya.

Dijelaskan Ober Gultom, bahwa Oskar Situmorang seperti ada skenario membohongi peradilan. “Bohong dan tidak benar,” tandasnya.

Menurutnya, kesaksian Oskar telah menggali kuburan sendiri. “Kita saja tak kenal orangnya dan sama sekali tidak pernah jumpa dia,” katanya.

Tapi sebagai warga yang taat hukum, ungkapnya, agar masyarakat Samosir tetap mengikuti regulasi di MK yang sedang berproses. “Harus menghargai peradilan,” jelasnya.

Kades Huta Tinggi Membantah

Tidak hanya menyeret nama Ober Gultom, dalam persidangan di MK, Oscar Situmorang juga menyebut bahwa  dirinya pernah mengantarkan uang kepada Kepala Desa Huta Tinggi.

Kepala Desa Huta Tinggi, Kecamatan Pangururan,  Pargaulan Silalahi, yang dikonfirmasi terkait pengakuan Oscar Situmorang dalam persidangan MK, membantah pernay menerima uang dari Oscar.

“Kesaksian saudara Oskar Situmorang di MK, sudah merusak nama baik dan marwah desa saya secara umum. Disini saya minta kepada saudara Oskar Situmorang untuk minta maaf dipublik dan lebih dulu datang ke kantor saya, sehingga pandangan masyarakat kepada saya tidak jelek,”ujarnya.

Dikatakannya,  Oskar Situmorang tidak beritikad baik, dirinya akan menempuh jalur hukuk.

“Jika tidak ada itikad baik, dengan merasa berat hati saya akan resmi melaporkan ke penegak hukum,  Polres Samosir. Karena ini demi nama baik dan indevendensi selaku aparatur pemerintah desa,” ucapnya. (Hatoguan Sitanggang)

judul gambar
  • Share
judul gambar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *