Home DAERAH Hj.Yusniana Dorong Generasi Muda Cintai Budaya Jambi

Hj.Yusniana Dorong Generasi Muda Cintai Budaya Jambi

279
0
MUSIUM NEGERI JAMBI: Museum Siginjai sebagai museum yang menyimpan dan merawat benda-benda yang mengandung nilai-nilai sejarah dan budaya.

Jambi, Transparancy.com – Ketua Dekranasda Provinsi Jambi Hj.Yusniana Hasan Basri mendorong generasi muda untuk mencintai kebudayaan Jambi. Pernyataan ini disampaikannya saat membuka secara resmi pameran khusus ragam hias museum Siginjei, Rabu (11,6). Disampaikan Hj. Yusniana bahwa saat ini belum banyak masyarakat terutama generasi muda yang mengenal dan memahami ragam hias yang ada di museum Siginje. Acara yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata selama empat hari ini menampilkan koleksi museum Sigenje diantaranya replika keris Siginjei, Tikar sholat dengan rumbai motif ulat ketadu dengan pinggiran motif duren dari Muara Madras, Kabupaten Merangin, pameran ini juga menampilkan peralatan makan dan peralatan rumah tangga dan keramik. Hadir pada acara ini Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jambi dan Kepala Museum Negeri Jambi,serta undangan.

Hj.Yusniana menyatakan bahwa dengan adanya kegiatan ini dapat terlihat kekayaan budaya daerah yang memiliki motif-motif ragam hias yang luar biasa dan dengan melihat keragaman ini diharapkan makin dapat memahami potensi yang dimiliki oleh Provinsi Jambi. “Dengan adanya pameran ini dapat terinformasikan kepada masyarakat, khususnya generasi muda, akan keanekaragaman hiasan koleksi dalam upaya menumbuhkembangkan produk kreatif Jambi, menuju Jambi Emas 2015” jelas Hj.Yusniana.

Hj. Yusniana juga mengharapkan pihak sekolah maupun perguruan tinggi untuk dapat memperkenalkan kekayaan kebudayaan yang ada di Provinsi Jambi. Dilanjutkannya bahwa museum dapat dijadikan wadah untuk rekreasi dan edukasi. “Saya harap dari pihak sekolah maupun perguruan tinggi dapat mendorong para siswanya untuk datang ke museum dan juga tempat pariwisata lainnya yang ada di Provinsi Jambi, karena kita memiliki kekayaan budaya dan alam yang luar biasa seperti Kerinci, Candi Muaro Jambi, dan juga Geopark di Merangin” ujarnya.

Hj.Yusniana juga menyampaikan harapannya agar generasi muda dapat merasakan program pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah Provinsi Jambi. “Saat ini program pemerintah Provinsi Jambi sangat berpihak kepada rakyat seperti program Samisake yang membantu masyarakat melalui program bedah rumah, sertifikat gratis, pengobatan dan juga pendidikan.Bahkan saat ini program pendidikan telah menyekolahkan pemuda-pemuda Jambi sampai ke Kairo dan Turki”imbuhnya.

Dijelaskan Hj.Yusniana bahwa dalam kerangka mengembangkan industri kreatif pemerintah baik
pusat maupun daerah telah memberikan dorongan se-optimal mungkin. Hal ini dilakukan mengingat kontribusi dari industri kreatif terhadap pertumbuhan ekonomi makin lama makin meningkat. “Kita juga dapat melihat bahwa industri ini, mampu menyerap tenaga kerja yang cukup banyak. Oleh karenanya, melalui pameran ini kita berharap dapat menumbuhkembangkan produk kreatif Jambi” katanya.

Hj.Yusniana juga menegaskan pentingnya merangkul semua etnis yang ada di Provinsi Jambi yang dapat dijadikan modal bagi pengembangan kegiatan produk kreatif Jambi. “Saya melihat bahwa Jambi memiliki beragam etnis dengan kekayaan budaya yang bernilai sangat tinggi, dan setiap etnis ini harus dirangkul dengan baik, karena untuk membangun Provinsi Jambi ini dibutuhkan kerjasama dari semua pihak agar program pemerintah yang berpihak kepada rakyat dapat dirasakan juga oleh semua lapisan masyarakat dan etnis yang ada di Provinsi Jambi” ucapnya.

Usai meninjau pameran Hj. Yusniana juga memberikan apresiasi kepada penyelenggara yang dinilai memiliki ide yang kreatif dan inovatif dalam memperkenalkan kebudayaan Provinsi
Jambi. “Saya melihat hasil dari pameran ini dan saya berharap kita ke depan akan lebih baik lagi, dari apa yang sudah saya lihat kita berharap dapat membuat replika dari kerajinan yang dipamerkan tersebut seperti tikar dapat direplika oleh pengrajin di Merangin dan Kerinci, karena saya melihat kerajinan kita tidak kalah dari Provinsi lain terbukti dengan prestasi yang kita raih pada acara Dekranasda beberapa waktu yang lalu dan juga prestasi membanggakan lainnya, untuk itu kita harus bekerja bersama terutama instansi terkait seperti
Dinas Perindag dan juga Pariwisata” katanya.

Hj.Yusniana juga meminta semua pihak untuk mencermati berbagai tantangan yang menghadang perkembangan produk kreatif di Provinsi Jambi yang menjadi pekerjaan rumah. “Diantara permasalahan tersebut,kurangnya kuantitas dan kualitas SDM kreatif, kurangnya perlindungan HAKI, Infrastruktur teknologi informasi yang belum kompetitif, serta dukungan pembiayaan yang belum lancar”jelasnya.(hms/lia)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here