Home News Hj. Yusniana HBA : Pengalaman Guru Yang Paling Berharga

Hj. Yusniana HBA : Pengalaman Guru Yang Paling Berharga

215
0
JAMBI, Mediatransparancy.com – Ketua TP- PKK Provinsi Jambi yang juga merupakan Penasehat Dharma Wanita Provinsi Jambi Hj. Yusniana Hasan Basri menyampaikan bahwa pengalaman merupakan guru yang paling berharga, sebagai istri pendamping suami  para istri harus bisa pintar dalam membagi waktu antara tugas sebagai istri, ibu dan tugas menunjang karir suami. Pernyataan tersebut disampaikannya saat menjadi pembicara pada Musyawarah Daerah III Dharma Wanita Persatuan Provinsi Jambi yang diselenggarakan di Auditorium Rumah dinas Gubernur. ( Selasa, 07/04/2015).
“Pengalaman merupakan guru yang paling berharga, sebagai istri hendaknya kita harus pintar dalam membagi waktu antara tugas sebagai istri dan ibu bagi anak-anak serta istri penunjang karir suami,” ujarnya.
Dikatakan  Penasehat Dharma Wanita Persatuan Provinsi Jambi, etika dan kepribadian seseorang bisa dinilai dari caranya berbicara, berpakaian serta  kepribadian seseorang ini akan tercermin dari caranya sendiri, caranya ini akan terlihat dari gaya dan tingkah laku. “Sebagai istri seorang PNS atau pun pejabat akan tercermin dalam kesehariannya,” ucapnya.
Selain itu pada kesempatan ini juga Hj. Yusniana menghimbau sebagai anggota Dharma wanita hendaknya bisa bersaing dengan daerah lain agar prestasi bisa ditingkatkan.
Ditempat yang sama Sekretaris Daerah Provinsi Jambi H. Ridham Priskap juga memberikan materi pada siang harinya menyampaikan, UU No 5 tahun 2014 Tentang Aparatur Sipil Negar (ASN). “ASN sudah menjadi Provesi yang harus dituntut profesional dalam mengerjakan sesuatu pekerjaan,” katanya.
Dikatakan Sekda, Fungsi ASN sebagai pelaksana publik, Sebagai pelayanan publik/masyarakat, sebagai perekat dan pemersatu bangsa. “Peranan kita harus ditonjolkan sesuai dengan fungsi dan tugas kita masing-masing,” paparnya.
Sementara itu, sebelumnya, Ketua Umum Dharma Wanita Pusat Winritola Tasmaya menyampaikan materi Rencana Strategis (Renstra) Dharma Wanita Persatuan Pusat 2014 – 2019, penyempurnaan anggaran serta  setiap organisasi harus mempunyai rencana kerja kedepannya.
Winritola mengungkapkan bahwa sebagai Ketua DW pusat dirinya bertekad dan serius dalam  mengurus serta mengembangkan organisasi yang dipimpinnya ini sebagai organisasi yang modern dan profesional dalam rangka memenuhi tuntutan perkembangan zaman.
Menurutnya, sebagai istri seorang PNS harus pintar dan cerdas dalam memanage pengetahuan.  “Suami sebagai tempat kita berdiskusi untuk memecahkan masalah,” tuturnya.
” Sebagai Istri PNS diharapkan semua kegiatan di Dharma Wanita menjadi tanggung jawab bersama, dan kita harus bisa menyampaikan program – program pemerintah kepada masyarakat serta ikut berpartisipasi dalam pembangunan,” Jelasnya.
Menurutnya sudah 13 Provinsi yang di ikutinya dalam Musda ini,  Provinsi Jambi termasuk sudah benar dalam cara menjalankan organisasi ini mulai dari penyajian sampai ke pengelolaan suatu kegiatan. “Ini merupakan suatu pengelolaan pengurus yang telah berpengalaman dalam menjalankan suatu organisasi, dan berarti ini akan mampu mengembangkan suatu organisasi. Kita lihat dari kabupaten/kota, semua hadir disini, tinggal bagaimana kita membina agar semua satu dalam meningkatkan kinerja dalam membantu pemerintah,” pungkasnya.
Pada kesempatan ini juga diadakan sesi tanya jawab antara peserta dengan pembicara dari pusat.
Musda yang mengambil Tema ” DWP Tanggung Jawab Kita Bersama ” ini berlangsung selama dua hari dan dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi jambi H. Ridham Priskap.
Selain Hj. Yusniana HBA, turut menjadi pembicara dalam Musyawarah Daerah III Dharma Wanita Provinsi Jambi ini diantaranya, Ayu Kirana dan Sekretaris Daerah H. Ridham Priskap serta pembicara lainnya.
Turut hadir pada acara ini para Pengurus dan Anggota Dharma Wanita Persatuan Provinsi Jambi, para pengurus dan anggota Dharma Wanita kabupaten/kota se-Provinsi Jambi serta para undangan lainnya.(lia/hms).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here