Home IBUKOTA Imbas Dimulainya Pembangunan Tol Sunter Semanan,Rumah Warga Serdang Kemayoran Dibongkar

Imbas Dimulainya Pembangunan Tol Sunter Semanan,Rumah Warga Serdang Kemayoran Dibongkar

58
0

Jakarta,mediatransparancy.comProgram pemerintah pusat untuk membangun infrastruktur diseluruh Provinsi  tetap berlanjut walau masih Pandemi Corona Virus Desease Ninetine (Vovid-19).

Seperti halnya di wilayah DKI Jakarta, pembangunan jalan layang bebas hambatan atau Tol Sunter, Jakarta Utara arah Semanan Jakarta Barat (Tol Sunter Semanan) saat ini telah dimulai. Pembebasan lahan yang dibarengi dengan pembongkaran bangunan rumah tinggal warga yang berlokasi di jembatan Marto Kelurahan Serdang, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, telah dimulai.

Kurang lebih 44 KK warga pemilik rumah yang terkena pembebasan lahan pancang jalan Tol di Kelurahan Serdang, telah didata pihak pemerintah pusat. Demikian juga  sejumlah bangunan rumah pemukiman warga telah dibongkar menggunakan alat berat Becho.

Namun dalam pembongkaran tersebut, masih ada beberapa rumah warga yang belum bisa dibongkar pihak pengembang jalan Tol, di tengarai karena uang pembebasan yang belum ada kesepakatan, antara pengembang dengan pemilik rumah.

“Ada beberapa bangunan yang belum bisa dibongkar oleh pemiliknya, karena uang pembebasannya ditengarai belum sepakat”, kata warga Serdang 20/11/2020.

Sementara rumah warga yang belum dibongkar adalah milik berinisial Gltm, Tpbn, satu unit Mushola atau Masjid masih berdiri dilokas peruntukan lahan jalan tol Sunter Semanan di Kelurahan Serdang, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Ahkbar (42) yang rumahnya ikut tergusur jalan tol tersebut mengatakan, dirinya dapat ganti rugi dari pembebasan peruntukan jalan tol sebesar 25 juta rupiah per meter, berikut bangunan. “Setelah dapat gusuran dirinya dan keluarga tidak pulang kampung dan menfontrak aja tetap di Jakarta kaarena mencari nafkah sudah di Jakarta”, ujarnya.

Terkait pembangunan jalan tol dalam kota Jakarta, yakni tol Sunter Semanan sepertinya akan membebaskan sejumlah kantor atau fasilitas umum dan fasilitas sosial. Seperti halnya Sekolah SD Kebong Kosong, Kemayoran, rencananya akan di Ruislag atau tukar lahan. Fasilitas Sosial, Panti Asuhan Perlindungan juga rencananya akan digusur, serta lahan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) sementara wilayah Kemayoran Jakarta Pusat juga akan digusur.

Anehnya, hingga saat ini lahan tempat penggantian pembangunan gedung Sekolah Dasar (SD) Kebon Kosng, lahan TPS, belum ada gantinya dari pemerintah. Sementara,  Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta hingga saat ini belum mengetahui lahan Sekolah Dasar tersebut mau dipindah kemana.
Subaidah Kepala Suku Dinas (Kasudin) wilayah dua Jakarta Pusat, belum ada lahan kata Subaidah saat diminta tanggapannya, melalui WhasApp nya, 20/11/20.

Sehubungan dengan ganti rugi tanah warga, Camat Kemayoran Asep Mulyana mengatakan, pihaknya hanya terkena wilayah lintasan tol saja. “Secara administrasi dan secara fisik pihak Kecamatan tidak ikut campur dalam pembebasan lahan warga atau lahan pemerintah sebab proyek jalan tol tersebut ranahnya Kementerian Pekerjaan Umum (PU)”, ujarnya 20/11/2020.

Penulis  : P. Sianturi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here