banner 728x250

Inspektorat DKI Diminta Periksa Dugaan Keterlibatan Oknum Citata Jagakarsa “Lindungi” Bangunan Melanggar

  • Share

JAKARTA, MEDIA TRANSPARANCY – Maraknya bangunan melanggar di Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan disinyalir akibat adanya peran serta oknum Satlak Cipta Karya Tata Ruang dan Pertanahan Kecamatan Jagakarsa untuk “melindungi”.

Hal tersebut disampaikan Ketua Umum Gerakan Cinta Entitas Indonesia (Graceindo), Sudirman Simarmata yang dimintai komentarnya seputar menjamurnya bangunan melanggar di wilayah yang katanya daerah resapan air tersebut.

judul gambar

“Kita mensinyalir adanya peran serta oknum-oknum Citata Jagakarsa yang dengan sengaja ‘ikut bermain’ dalam mengamankan bangunan melanggar di wilayah tersebut,” ujarnta.

Dikatakannya, Sektor Citata Kecamatan Jagakarsa adalah SKPD yang memiliki otoritas tertinggi dalam hal pengawasan membangun.

“Sesuai tupoksinya, Citata Jagakarsa telah diamanatkan peraturan untuk melakukan pengawasan terhadap seluruh pembangunan ditempat itu,” ungkapnya.

Tapi sayangnya, sebut Sudirman, Sektor Citata Jagakarsa tidak menjalankan fungsinya sebagai pengawas dalam hal membangun di wilayahnya.

“Hampir setiap sudut Kecamatan Jagakarsa ditemukan bangunan bermasalah dengan variasi pelanggaran. Artinya, Citata Jagakarsa tidak menjalankan tugas yang diamanatkan negara ini, Pemprov DKI secara khusus,” tuturnya.

Ditambahkan Sudirman, Sektor Citata Jagakarsa terlalu sibuk dengan urusan ‘bisnis’ dari pada menjalankan aturan.

“Mereka (Citata Jagakarsa-red) terlalu sibuk ‘melindungi’ bangunan melanggar dari pada menjalankan aturan,” katanya.

Hasil pantaun Media Transparancy, Selasa (9/3) ditemukan puluhan unit banguna mewah dua lantai di Jalan Batu Belah, RT13/RW05, Kelurahan Cipedak, Kecamatan Jagakarsa-Jakarta Selatan. Bangunan tersebut disinyalir dibangun tidak sesuai ketentuan yang berlaku.

Salah seorang pekerja lapangan yang berhasil dimintai komentarnya seputar izin bangunan tersebut tidak mau berkomentar banyak.

“Kami hanya pekerja pak, tidak tau masalah izin. Tapi dari pihak kecamatan sudah beberapa kali datang kesini,” sebutnya, dengan meminta identitasnya tidak sebarluaskan.

Tidak hanya itu, Media Transparancy juga menemukan bangunan diduga melanggar di Jalan Raisan Dalam dan juga di Gang Sawo.

Camat Jagakarsa, Alansah yang dikonfirmasi sedang terpapar Covid-19. “Saya sedang isolasi mandiri, positif,” katanya.

Namun, informasi yang diperokeh Media Transparancy dari salah seorang staf Kecamatan Jagakarsa yang tidak bersedia identitasnya dipublikasikan, bahwa bahwa oknum Citata Kecamatan Jagakarsa banyak yang terlibat dalam bangunan melanggar.

“Mereka itu pemain semua. Mulai dari Kasektor hingga staf, mereka semua ada main,” tetangnya.

Disampaikannya, pola permainan oknum-oknum Citata Jagakarsa bukan jemput bola, tapi menunggu bola.

“Mereka sistimnya menunggu. Jika kira-kira tidak bisa dibendung, baru tindak. Selagi masih bisa diatasi, mereka diam,” cetusnya.

Kepala Inspektorat DKI Jakarta, Saefuloh Hidayat yang dimintai komentarnya mengatakan sudah meminta SKPD terkait untuk tindak lanjut.

“Terima kasih informasinya. Kita sudah minta SKPD terkait untuk tindak lanjut,” ujarnya singkat. Anggiat.

judul gambar
  • Share
judul gambar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *