Home DAERAH JIM : Harus Seleksi Ulang Penerima KJP

JIM : Harus Seleksi Ulang Penerima KJP

235
0
Akmal Direktur Jakarta Independent Movement

Jakarta Transparancy.com Pemprov DKI Jakarta melakukan seleksi ulang, terhadap penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP). Hal ini bertujuan, menghindari adanya kesalahan dan tidak tepat sasaran dalam pemberian KJP. Sebab, pada pengalaman sebelumnya banyak temuan mengenai siswa yang sebenarnya mampu, namun menerima KJP yang harusnya diberikan kepada siswa yang tidak mampu.

“Kita seleksi ulang KJP karena banyak penipu yang tidak tahu malu. Mereka ini sudah berkecukupan dan tidak layak menerima KJP, tapi malah ikut ngambil. Padahal, banyak warga yang tidak mampu justru tidak dapat,” ketus Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta,

Ahok mengungkapkan, ada sekitar 60 persen anak berusia 16-18 tahun di Jakarta yang tidak bisa melanjutkan pendidikannya di jenjang SMA/sederajat. Sehingga dana KJP untuk SMA yang saat ini sebesar Rp 270.000 per siswa per bulan belum cukup untuk menutupi biaya operasional sekolah. Untuk itu, Pemprov DKI berencana menaikkan dana KJP mulai tahun ini menjadi Rp 600.000-Rp 800.000 per bulan. “Anak yang tertinggal sekolahnya kita usahakan tidak ada lagi. Untuk itu, kami mau menaikkan anggaran KJP jadi Rp 3 triliun di APBD tahun ini,” tegasnya.

Bahkan menurut Akmal Selaku Direktur Jakarta Independent Movement (JIM ) program Kartu Jakarta Pinter (KJP ) pada periode sebelumnya kurang tepat sasaran , dikarenakan masing banyak masyarakat kecil atau miskin merasakan program tersebut “ saya sangat kecewa terhadap program KJP karena ada pihak –pihak yang seharus tak berhak mendapatkan KJP , malah diberikan “ tegasnya  (jpn)

Akmal Direktur Jakarta Independent Movement
Akmal Direktur Jakarta Independent Movement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here