Home HUKUM Jokowi Tidak Bersedia Temuin Perwakilan Massa Suasana Memanas

Jokowi Tidak Bersedia Temuin Perwakilan Massa Suasana Memanas

287
0

JAKARTA. Mediatransparancy.com – Baru pertama kali sejarah bangsa Indonesia mencatat, di era pemerintahan Prsiden Jokowi, jutaan Umat Muslim Indonesia turun ke jalan, ini terjadi akibat Jokowi dinilai melindungi seorang Ahok Si  Penista Agama islam.

Aksi damai jutaan Umat Muslim Indonesia kali ini hanya satu tuntutan-nya, yaitu; “penjarakan Ahok” aksi long march jutaan Umat Muslim Jum’at (04/11/16) dari Istiqlal menuju Istana berjalan dengan tertib, bahkan sepanjang aksi berjalan ( sejak pukul 13:00-18:00) tak ada kributan atau bentrok aparat dengan peserta aksi damai.demo-ahok

Sepanjang jalan terlihat ribuan aparat  keamanan lengkap dengan water canon berjaga-jaga untuk mengamankan aksi. tuntutan Umat Islam hanya satu,”penjarakan Ahok Si Penista Agama, Penista Ulama dan Penista Al-qur’an,” ini disampaikan dengan lantang oleh Habib Rizieq dari mobil komando.

Tokoh – tokoh Islam tanah air dan pemuka agama seperti Habib Rizieq, Bachtiar Natsir, Arifin Ilham, Aa Gym, Rhoma Irama, bergabung dengan tokoh Nasional Amien Rais, Fadli Zon, Fahri Hamzah, Ratna Sarumpaet, Lili Wahid, Sukmawati Soekarno Putri, meneriakkan aspirasi Umat Islam dari mobil komando.

“Kemarahan Umat Islam hari ini sangatlah wajar, karena Agama, Al-qur’an dan ulama mereka dihina, sudah selayaknya Saudara Presiden Republik Indonesia menemui Umat Islam dan memberikan jaminan bahwa: Si Penista Al-qur’an akan ditindak secara hukum, jika Presiden tidak mengakomodir tuntutan Umat Islam, maka Presiden bisa juga diturunkan melalui sidang Istimewa,” teriak Fahri Anggota DPR-RI dari atas mobil komando.

Dalam aksi damai tersebut, Umat Islam meminta bertemu dengan Presiden Joko Widodo untuk menyampaikan, Umat Islam yang terdiri dari ormas-ormas Islam, santri dan Habaib mengutus Ustadz Bachtiar Natsir dan KH. Zaitun untuk menemui dan bernegosiasi dengan Presiden RI terkait tuntutan terhadap Ahok, namun, sangat disayangkan, sudah lebih dari tiga kali Ustadz Bachtiar Natsir keluar masuk Istana, Jokowi tidak menemui utusan Umat Islam tersebut, Ustadz Bachtiar hanya ditemui Wapres Jusuf Kalla, Menkopolhukam Wiranto, Pangab dan Kapolri, tentu saja hal ini menyulut emosi jutaan Umat Islam yang merasa tidak dianggap sebagai warga negara yang memiliki hak menuntut keadilan.

Foto: Aparat dan massa yang berdemo jatuh korban
Foto: Aparat dan massa yang berdemo jatuh korban
Foto: Beberapa pendemo yang kena gas air mata sedang dievakuasi oleh teman lainya
Foto: Beberapa pendemo yang kena gas air mata sedang dievakuasi oleh teman lainya

Ustadz Bachtiar pun kembali ke peserta aksi dan menyampaikan prihal Presiden yang tidak ada di di Istana, peserta aksi pun ditawarkan bertemu Wapres Jusuf Kalla, namun Jutaan Umat Islam tetap ingin bertemu dengan Presiden. “kami hanya ingin bertemu Presiden, bukan yang lain, kami Umat Islam menuntut keadilan, agama kami dihina, Al-quran kami dinista,” ujar Bachtiar Natsir dalam orasinya mewakili Jutaan Umat Islam.

Setelah berkali – kali Ustadz Bachtiar Natsir didampingi Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Iriawan dan Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Suntana  memasuki Istana guna menemui Presiden RI dan akhirnya gagal, peserta aksi pun mulai memanas, namun lantunan ayat suci Al-qur’an, untaian do’a dan pekik takbir para Habaib dari atas mobil komando mampu meredam emosi jutaan umat Islam.

Penulis: Ruk/PWRI
Editor: Hisar Sihotang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here