Home BERITA TERBARU JPO Jalan Hasyim Ashari Terpasang Reklame Liar Tanpa Penindakan

JPO Jalan Hasyim Ashari Terpasang Reklame Liar Tanpa Penindakan

186
0

JAKARTA, MEDIA TRANSPARANCY – Penyebrangan Orang (JPO) di wilayah DKI Jakarta kerap kali dijadikan lahan bisnis berdirinya atau pemasangan reklame tanpa ijin.

JPO yang harusnya di fungsikan sebagai jembatan bagi orang pejalan kaki yang akan menyebrangi jalan raya. Namun kenyataannya JPO telah di manfaatkan ‘pengusaha’ menjadi lahan bisnis reklame yang illegal tanpa penindakan.

Reklame tersebut terdapat di JPO jalan Hasyim Ashari, dekat Play Over Roxi, Kelurahan Cideng dan Kelurahan Duri Pulo, Kecamatan Gambir Jakarta Pusat. Reklame bertuliskan “Dana # Bikin Jadi Biasa, Bayar Semua Tinggal Scan” itu, diduga tidak memiliki ijin dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Menyikapi adanya reklame di JPO Roxi yang belum dilakukan penindakn dari Aparat Pemprov DKI Jakarta itu menuai kritikan dari masyarakat.
Ahmad (56), warga Gambir Jakarta Pusat menilai, saat ini di jaman kepemimpinan Gubernur Anies Baswedan, aparat Pemprov DKI Jakarta terkesan kinerjanya lemah alias malas malasan. Tunjangan Kerja Daerah (TKD) yang dipotong Gubernur, selama Pandemi Corona Virus Desease Nineteen, kemungkinan yang membuat kinerja aparat Pemprov DKI lemah.

Reklame sudah jelas tidak diperbolehkan dipasang di JPO harusnya langsung dibongkar, tapi dibiarkan masih ada aktifitas pemasangan reklame di JPO Roxi. “Ini aneh ada dugaan permainan oknum aparat Pemprov DKI Jakarta sebab, jika tidak ada ijin secara lisan dari pejabat DKI Jakarta, pengusaha reklame itu tidak akan berani memasang reklame illegal di JPO atau di lokasi terlarang tersebut”, ujarnya 13/7/20.

Ahmad menambahkan, di JPO Roxi Hasim Ashari tersebut sudah berulang kali reklame dibongkar pasang, namun perusahaan reklame tersebut tidak ada jera jeranya. Dalam hal ini kami meminta aparat Pemprov DKI Jakarta supaya me menjarakan pengusaha pengusaha reklame yang bandel mempromosikan bisnisnya lewat reklame di lahan JPO.

“Jika ada pejabat Pemprov DKI Jakarta yang terlibat dalam pemasangan reklame liar supaya di copot dan pecat. Tangkap dan Penjarakan pengusahanya”, kata Ahmad.

Berkaitan dengan pemasangan reklame di JPO Roxi, Camat Gambir Fauzi lewat telepon genggamnya mengatakan, coba tanya Pol PP”, ucapnya. Sementara Kasatpol PP, Kota Administrasi Jakarta Pusat, Bernard Tambunan, saat diminta tanggapannya mengatakan, “Akan kita tindak lanjuti (TL), ujarnya melalui WhatsApp nya 13/07/20.

Sementara di wilayah Jakarta Barat, di perempatan Grogol, jalan arah Latumenten ada reklame minuman kemasan merek Mizoone. Reklame tersebut sudah terpasang lama, dan ditengarai tidak diperpanjang ijinnya.

Reklame tersebut berada di atas atap kios pedagang kaki lima jalan Latumenten, Grogol Jakarta Barat. Warga minta kepada Pol PP DKI Jakarta supaya membongkar reklame dan kerangka reklame yang dipasang tidak memiliki ijin. “Reklame tersebut di khawatirkan jatuh atau roboh menimpa masyarakat atau pengguna jalan”, kata Ahmad, menambahkan. P.Sianturi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here